Market Update

Pasca Libur Lebaran, IHSG Dibuka Menguat 1%

Jakarta – Pasca libur Lebaran dan cuti bersama Idulfitri 1444H, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (26/4) kembali bertahan di zona hijau pada level 6890,07 atau menguat 1% dari dibuka pada level 6821,80 di awal perdagangan hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 415 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 35 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp1,4 triliun.

Kemudian, tercatat terdapat 134 saham terkoreksi, sebanyak 161 saham menguat dan sebanyak 270 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG pada hari ini diprediksi bergerak mixed dalam rentang 6.776 hingga 6.865.

Ratih menjelaskan dari sisi domestik Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan BI7DRRR pada level 5,75%, dengan lending facility rate 6,5% dan deposit facility rate 5%. Sementara itu, pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,93% yoy pada Maret 2023.

“Pembiayaan syariah tercatat positif mencapai 19,43% yoy. Sementara di segmen UMKM, pembiayaan kredit juga terus berlanjut dengan mencapai 8,63% yoy, didorong realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp30,31 triliun pada periode akhir Maret 2023,” ucap Ratih dalam riset harian di Jakarta, 26 April 2023.

Adapun dari mancanegara, Inggris mencatat tingkat inflasi pada Maret 2023 sebesar 10,1% yoy, lebih rendah dibanding periode sebelumnya 10,4% yoy namun di atas consensus 9,8% yoy, serta core inflation tercatat sebesar 6,2% yoy, sama dengan periode sebelumnya.

Sementara itu, Gross Domestic Product Korea Selatan pada periode Kuartal I-2023 tercatat tumbuh 0,8% yoy, lebih rendah dari konsensus sebelumnya di level 0,9% yoy. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

5 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

5 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

5 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

5 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

6 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

8 hours ago