News Update

Pasca Debat Capres Kedua, Rupiah Masih Tunjukkan Penguatan

Jakarta – Pasca debat Calon Presiden (Capres) kedua semalam, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih mengalami penguatan. Hal ini tercermin dari perdagangan hari ini (18/2), di mana mata uang rupiah masih mampu dibuka rebound terhadap dolar AS.

Pergerakan nilai tukar rupiah pada hari ini di pasar spot dibuka menguat 44 poin atau 0,31 persen ke level Rp14.110 per dolar AS, setelah pada perdagangan akhir pekan kemarin (15/2) rupiah berakhir melemah 64 poin atau 0,45 persen di posisi Rp14.154 per dolar AS.

Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail mengatakan, nilai tukar rupiah diprediksi masih akan mengalami penguatan terhadap dolar AS. Penguatan rupiah didorong oleh pernyataan The Fed yang kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunganya di 2019.

Presiden The Fed wilayah San Fransisco Mary Daly yang menyatakan bahwa The Fed kemungkinan tidak akan menaikan tingkat suku bunga tahun ini, lantaran inflasi yang hanya 1,9 persen serta pertumbuhan ekonomi AS yang diperkirakan hanya 2 persen di tahun ini.

Adanya pernyataan Presiden The Fed wilayah San Fransisco Mary Daly tersebut memicu dolar indeks melemah ke level 96.90-97.0 terhadap hampir semua mata uang kuat utama dunia terutama euro. Kondisi ini juga memberikan sentimen terhadap penguatan rupiah.

“Rupiah kemungkinan menguat seiring pelemahan dollar tersebut. Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.000-Rp 14.090 per dolar AS,” ujar Ahmad Mikail dalam risetnya di Jakarta, Senin, 18 Februari 2019. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

4 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

4 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

5 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

5 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

5 hours ago