Categories: Perbankan

Pasarkan Simpel, BNI Sasar Semua Tingkat Pendidikan

Surabaya–PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan BNI Syariah (perusahaan anak) terus meningkatkan sosialiasi dan aktivasi tabungan Simpel di kalangan pelajar.

Semua tingkat pendidikan mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga tingkat menengah (SMA/SMK/MA) menjadi sasaran sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar ini. Saat ini, BNI telah menjalin kerja sama dengan 86 sekolah (dari PAUD hingga sekolah menengah atas) dan terus bertambah setiap waktunya.

Perseroan hari ini juga menggelar seremoni aktivasi Tabungan SimPel BNI dan BNI Syariah dilaksanakan di Kawasan Pendidikan Wahid Hasyim, Surabaya, Jawa Timur, disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad, Wakil Gubernur Jawa Timur Shaifullah Yusuf, dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 500 siswa, guru, dan kepala sekolah yang sudah memiliki Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan BNI dalam pembukaan Tabungan SimPel. Selain diisi oleh penandatanganan kerja sama antara BNI dan BNI Syariah dengan sekolah, acara ini juga diwarnai oleh games interaktif yang melibatkan para siswa.

BNI dan BNI Syariah telah memiliki kerja sama pengelolaan tabungan SimPel ini dengan 86 sekolah dimana dari 86 sekolah tersebut terdapat potensi untuk pembukaan rekening SimPel sebanyak lebih dari 34.926 siswa. Sampai dengan 23 Oktober 2015, telah dibuka sebanyak lebih dari 15.842rekening (atau 45% dari potensi siswa yang ada di 86 sekolah).

“Disamping itu BNI dan BNI Syariah juga telah melakukan edukasi kepada lebih dari 250 sekolah dengan potensi pembukaan rekening sejumlah 67.874 siswa,” kata Achmad Baiquni dalam keterangan tertulisnya di Jakarta 27 Oktober 2015.

Khusus untuk Propinsi Jawa Timur, sejak aktivasi SimPel secara nasional pada tanggal 8 September 2015bersama OJK dan 12 bank lainnya, telah dibuka lebih dari 6.435 rekening (51% dari total 12.549siswa yang sekolahnya telah ber-PKS dengan BNI). Total sekolah yang sudah memiliki PKS dengan BNI di Wilayah Jawa Timur sebanyak 30 sekolah. (*) Ria Martati

Paulus Yoga

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

1 hour ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

2 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

3 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

4 hours ago