Categories: Market Update

Pasar Sudah Lama Antisipasi Ketidakpastian Langkah The Fed

Pihak BEI menganggap dampak dari ketidakpastian suku bunga AS sudah terjadi, sehingga tak perlu dikhawatirkan. Dwitya Putra

Jakarta–Pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku tidak khawatir akan dampak dari keputusan The Fed ke pasar modal, usai menahan suku bunga AS di level 0,25%.

Pasalnya dampak dari ketidakpastian rencana kenaikan suku bunga AS telah terkompensansi jauh-jauh hari. Dimana Dolar sudah naik tajam, dan saham dibursa pun sudah turun sangat dalam.

“Itu namanya psicologic ressesion, maka dia (investor) kemudian mengantisipasi segala hal yang buruk. Maka sebenarnya dampak sudah terjadi. Maka menurut saya sudah enggak ada lagi dampaknya. Investor sudah beli Dolar duluan, dan sudah jual saham duluan,” kata Direktur Utama BEI, Tito Sulistio usai makan siang dengan wartawan di Pasific Place Jakarta, Jumat, 18 September 2015.

Tito optimis pasar modal akan kembali membaik disisa akhir tahun ini, mengingat Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengungkapkan belanja pemerintah telah sampai 56% dan bisa terserap 94-96%. Selain itu pilkada juga diharapkan berjalan dengan mulus.

“Jadi menurut saya pasar modal akan bagus,” jelasnya.

Seperti diketahui, beberapa analis beranggapan jika The Fed tidak menaikan suku bunga AS, untuk bulan-bulan berikutnya akan menimbulkan ketidakpastian baru. Dengan ketidakpastian inilah, pasar modal juga berpotensi terus tertekan ke depannya.

Sekedar informasi, sampai pukul 15:45 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah dengan turun 15.305 poin atau 0,35% ke level 4,361.22. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

6 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

7 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

7 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

13 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

14 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

14 hours ago