News Update

Pasar Saham Jeblok, Saham TUGU Malah Meroket

Jakarta – Saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berhasil ditutup melonjak 7,39% atau Rp210 ke Rp3.050 pada perdagangan Rabu, 5 September 2018.

Hasil positif tersebut bertolak belakang dengan kondisi IHSG hari ini yang tercatat anjlok, seiring kekhawatiran investor akan penguatan dolar terhadap nilai tukar rupiah.

IHSG anjlok 221.80 poin atau 3,76% ke level 5.683,50. Sementara indeks lq45 anjlok 36.51 poin atau 3,92% ke level 895.13.

Penguatan dolar membuat investor, khususnya asing melepas sebagian portofolionya di saham. Alhasil banyak saham-saham di lantai bursa berjatuhan. Namun saham Tugu Insurance justru berhasil bergerak menguat.

Berdasarkan data perdagangan bursa hari ini, volume transaksi saham berkode TUGU sendiri tercatat sebanyak 1540 lembar saham senilai Rp468,33 juta.

Saham TUGU pagi tadi dibuka di Rp2.730 dan sempat mencapai harga tertinggi hari ini di Rp3.050 dan terendah di Rp2.650. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

3 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago