Moneter dan Fiskal

Pasar Respons Data Inflasi AS, Rupiah Berpotensi Menguat

Jakarta – Nilai tukar rupiah diprediksi berpeluang untuk menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini setelah rilis data inflasi AS yang lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Adapun pagi ini indeks dolar AS (DXY) bergerak lebih rendah sebesar 109,0 dibandingkan pagi kemarin 109,23.

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra menjelaskan data inflasi konsumen AS pada Desember 2024 yang dirilis semalam menunjukkan hasil di bawah ekspektasi pasar.

“Terutama untuk data intinya. Core Consumer Price Index (CPI) yoy atau secara tahunan dirilis 3,2 persen dibandingkan ekspektasi 3,3 persen,” jelas Ariston saat dihubungi Infobanknews, Kamis, 16 Januari 2025.

Baca juga: Bos BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Terkendali, Meski Melemah 1 Persen di Januari 2025

Hal tersebut membuka lagi peluang the Fed untuk memangkas suku bunga acuannya. Namun di sisi lain, BI memangkas suku bunga acuannya yang bisa memperpendek jarak tingkat imbal hasil aset rupiah dan aset dolar AS.

“Sehingga bisa membuat aset rupiah menjadi tidak lebih menarik dan bisa memberikan tekanan ke rupiah,” ungkapnya.

Ariston memprediksi rupiah akan berada di kisaran Rp16.250 per dolar AS, dengan potensi pelemahan Rp16.350.

Baca juga: Rupiah Diproyeksi Menguat ke Rp16.200 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

“Jadi potensi hari ini ada peluang penguatan rupiah dari reaksi pasar terhadap data inflasi AS tersebut. Tapi rupiah masih rentan melemah ke depannya. Peluang penguatan ke arah support Rp16.250, dengan potensi pelemahan ke arah Rp16.350,” ujarnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Demutualisasi Bursa Efek Indonesia, Kudeta “Tak Berdarah” Tiga Komisioner OJK Mundur Terhormat

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More

2 hours ago

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

7 hours ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

8 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

8 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

9 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

11 hours ago