Pasar Modal Tambah 1 Juta Investor Baru, Mayoritas Ritel

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat adanya pertumbuhan jumlah investor saham berdasarkan Single Investor Identification (SID) sebanyak 10,7 persen atau setara dengan 38.676 investor selama periode 28 Maret-8 April 2025, yang bertepatan dengan libur Nyepi dan Lebaran.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, secara total, jumlah SID saham bertambah sebanyak 362.684 menjadi 6.744.128 per 8 April 2025. Jumlah ini meningkat dibandingkan akhir 2024 yang tercatat sebanyak 6.381.444 SID saham.

“Oke, khusus untuk investor saham atau SID saham yang tercatat di KSEI, sampai dengan tanggal 8 April kemarin, tercatat sejumlah 6.744.128 investor saham, atau tumbuh 362.684 investor. Ya, tentu ini adalah pencapaian atau pertumbuhan investor yang cukup mengembirakan bagi kita,” ujar Jeffrey kepada media di Jakarta, Rabu, 9 April 2025.

Baca juga: IHSG Terguncang, Bos BI Yakinkan Investor Tetap Optimis

Berdasarkan data tersebut, jumlah investor pasar modal Indonesia hingga 8 April 2025 mencapai 15.888.836 atau mengalami pertambahan sebanyak 1.017.147 dari 14.871.639 investor pasar modal pada akhir 2024.

Meski begitu, Jeffrey mengungkapkan, saat ini baru sekitar 160.000 investor aktif yang aktif bertransaksi secara harian, dan mayoritas berasal dari kalangan investor retail. Sementara itu, secara tahunan, jumlah investor aktif diperkiraan mencapai lebih dari 600.000.

Mostly retail karena memang 99 persen investor kita dari sisi jumlah itu memang retail. Tetapi kalau dari kontribusi terhadap nilai transaksi, retail saat ini membukukan kontribusi kira-kira 45-47 persen dari nilai transaksi harian kita,” imbuhnya.

Baca juga: Saham Bank Jumbo “Babak Belur”, OJK Bilang Begini

Adapun BEI sebelumnya telah menetapkan target penambahan dua juta investor baru sepanjang 2025. Selain itu, BEI menargetkan rata-rata nilai transaksi saham harian mencapai Rp13,5 triliun dan total pencatatan efek baru di pasar modal mencapai 407 efek. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

9 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

10 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

11 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

16 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

17 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

17 hours ago