News Update

Pasar Finansial Menjadi Lebih Sensitif Jelang Pilpres

Jakarta – Pasar finansial menjadi lebih sensitif jelang pemilihan presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) yang akan berlangsung bulan ini. Analisa FXTM menyebutkan, saham global berpotensi mengalami penurunan lebih tajam karena aksi menghindari risiko membuat investor menjauh dari aset berisiko.

Saham Asia menguat pada awal perdagangan hari Selasa karena adanya laporan FBI yang kembali menekankan bahwa penggunaan email server pribadi Hillary Clinton bukanlah tindak kriminal.

“Walaupun pasar Asia, Eropa, dan Amerika berpotensi menguat hari ini karena laporan terkini FBI, kita belum bisa berlega diri karena berbagai faktor yang mengarah ke tren bearish masih ditemukan di pasar”terang Lukman Otunuga, Research Analyst FXTM.

Akibat pasar finansial menjadi lebih sensitif, S&P 500 mengalami periode penurunan terpanjang sejak 1980 pekan lalu. Menurut Lukman, pantulan teknikal saat ini adalah dasar bagi penurunan drastis berikutnya.

“Sentimen global masih tetap tidak stabil dan mengingat harga minyak merosot, pertumbuhan global melambat, dan ketidakpastian yang ada, peristiwa tak terduga dapat memicu aksi jual besar-besaran” imbuh Lukman. (*) (Baca juga : Forextime : USD tetap bullish)

Apriyani

Recent Posts

PPATK Endus Dugaan Penyamaran Omzet Rp12,49 T di Bisnis Tekstil, Gunakan Rekening Karyawan

Poin Penting PPATK mengendus dugaan penyamaran omzet Rp12,49 triliun di sektor perdagangan tekstil dengan memanfaatkan… Read More

33 mins ago

Airlangga Pede Kenaikan Free Float 15 Persen Tak Bikin Pasar Saham Sepi

Poin Penting Pemerintah menegaskan kebijakan menaikkan free float dari 7,5 persen ke 15 persen tidak… Read More

55 mins ago

Prabowo Gas Percepatan Rumah Subsidi, 141 Ribu Unit Siap Dibangun

Poin Penting Presiden Prabowo membahas percepatan rumah subsidi bersama Menteri PKP di Hambalang, termasuk pemangkasan… Read More

1 hour ago

Danantara Siap Jadi Pemegang Saham BEI Usai Demutualisasi

Poin Penting Danantara menyatakan terbuka menjadi pemegang saham BEI jika proses demutualisasi terealisasi, sejalan praktik… Read More

1 hour ago

Ekspor Produk Halal Dorong Devisa RI, Nilainya Segini

Poin Penting Nilai ekspor produk halal Indonesia mencapai USD41,4 miliar, didominasi makanan dan minuman halal… Read More

1 hour ago

N3CA Jadi Fondasi Modernisasi Core Banking dalam Mendorong Bisnis Bank

Poin Penting Transformasi digital menjadi strategi utama bank untuk menjawab perubahan perilaku nasabah, sekaligus menekan… Read More

1 hour ago