Categories: Keuangan

Paruh Pertama 2015, WOM Kantongi Pembiayaan Rp4,6 Triliun

Pembiayaan yang disalurkan membukukan kenaikan sebesar 10,8%. Dalam menyalurkan pembiayaan, WOM fokus pada menjaga kualitas pembiayaan. Apriyani Kurniasih.

Jakarta–PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM) mencetak pertumbuhan pembiayaan ditengah tantangan makro ekonomi yang tak kondusif sepanjang semester pertama 2015 ini. Pertumbuhan pembiayaan yang dicapai WOM didongkrak oleh bisnis pembiayaan consumer.

Hingga semester pertama 2015, total pembiayaan konsumer yang disalurkan mencapai Rp4,6 triliun, atau naik sebesar 10,8% dari periode yang sama 2014 yang sebesar Rp4,1 triliun. Pencapaian ini diatas rata-rata industri yang secara umum mencatatkan perlambatan pembiayaan.

Ditengah iklim bisnis yang tak kondusif ini, WOM yang membidik pembiayaan kendaraan roda dua sebagai lini bisnis utamanya fokus pada penerapan manajemen risiko yang prudent. Hal itu untuk memastikan kualitas aset yang baik.

Pada periode tersebut NPL kotor WOM turun dari 3,08% menjadi 2,91% pada Juni 2015. NPL bersih tetap terjaga di level 1,5%.

Untuk menjaga kualitas pembiayaan, WOM akan melakukan manajemen biaya secara intensif. Selain itu, WOM juga akan melakukan sejumlah upaya peningkatan produktivitas untuk meningkatkan hasil sehingga bisa mendorong kinerjanya tetap bertumbuh di akhir 2015.

Apriyani

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago