Cirebon–Tradisi Maulid Nabi atau memperingati hari lahir Nabi Muhamad ternyata bukan sekedar ritual yang diperingati rutin setiap tahun. Di Cirebon, tradisi ini ternyata mampu menggerakkan perekonomian mikro di wilayah ini. Apalagi tahun ini terbilang istimewa lantaran perayan Maulid Nabi digelar dua kali dalam satu tahun.
“Dalam perayaan tersebut ada sekitar 600 sampai 1.000 pedagang besar dan kecil yang ikut berpartisipasi di lingkungan keraton kasepuhan Cirebon,” jelas Sultan Cirebon, Arif Natadiningrat.
Dalam perayaan tersebut, biasanya masyarakat tidak hanya datang dari sekitar Keraton Kasepuhan tapi juga berbagai desa dibsekitar keraton. Pengunjung biasanya mencapai 10.000 pengunjung. Bahkan pada acara puncak, jumlah pengunjung bisa mencapai 100.000 hingga 150.000 pengunjung.
“Kalau rata-rata satu orang pengunjung mengekuarkan Rp100.000 untuk makan maka omset dari perayaan ini bisa Rp20 milliar. Hal ini tentu menjadi potensi ekonomi mikro bagi wilayah ini,” imbuh Arif.
Menurut Arif, tradisi Maulid hanya satu dari sekian banyak potensi ekonomi mikto yang bisa dinikmati para pengusaha mikro di wilayah Cirebon. Di wilayah ini, jumlah pengusaha mikro pun relatif banyak. Hal ini pula yang membuat ketergantungan ke usaha mikro tinggi.
“Karenanya butuh dukungan dari perbankan agar pengusaha dan potensi ekonomi mikro bisa terus berkembang,” pungkasnya.(*) Novita Adi Wibawanti
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More