Dengan fokus membiayai segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), PaninBank Syariah berupaya mengejar target pembiayaan. Ria Martati
Jakarta–Melambatnya perekonomian, membuat perbankan ramai-ramai merevisi turun target pertumbuhannya. Tak terkecuali bagi PT Bank Panin Syariah, Tbk (Panin Bank Syariah) yang memangkas hampir separuh targetnya tahun ini.
“Memang tumbuhnya enggak seperti tahun lalu, kita sudah revisi,” ujar Direktur Utama PaninBank Syariah Deny Hendrawati pada wartawan di Jakarta, belum lama ini.
Jika pada awal tahun PaninBank Syariah masih memasang target pertumbuhan pembiayaan 33% dibanding tahun lalu atau menjadi Rp6,2 triliun, maka setelah satu semester, perseroan memutuskan memangkas targetnya hanya 15%. Pun demikian dengan target Dana Pihak Ketiga (DPK) yang disesuaikan menjadi 15% juga.
Sementara per Juni, PaninBank Syariah telah mencatat outstanding pembiayaan Rp5,4 triliun atau tumbuh 14,8% dibanding akhir tahun lalu yang Rp4,7 triliun. Deny mengatakan, pihaknya akan tetap fokus pada pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan konsumer. Tahun ini, pembiayaan konsumer Panin Bank Syariah diharapkan mencapai 10% dari total portofolio pembiayaan keseluruhan. (*)
@ria_martati
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More