News Update

PaninBank Optimis Kredit Tumbuh Lebih Baik dari 2016

Jakarta–PT Bank Panin Tbk (PaninBank) optimis akan mencapai target pertumbuhan kredit tahun ini lebih besar dari pencapaian tahun lalu sebesar 6 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur PaninBank, Herwidayatmo di sela peluncuran Panin Super Bonanza 2017 di Jakarta, Rabu, 1 Maret 2017.

Perseroan telah menggelar Program Panin Super Bonanza selama lima kali sejak kali pertama diperkenalkan pada tahun 2012. PaninBank berharap dengan terselenggaranya program ini dapat menumbuhkan meningkatkan raihan Dana Pihak Ketiga (DPK).

“Alhamdulillah di dalam situasi yang seperti ini, kita masih menunjukan peningkatan dari sisi dana pihak ketiga maupun kredit pada tahun lalu. Ke depan kita optimis kredit kita akan tumbuh lebih 6 persen pada tahun ini,” ucap Herwidayatmo. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

33 mins ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

3 hours ago

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

3 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

4 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

4 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

4 hours ago