Perbankan

PaninBank Membangun Kepercayaan dengan Pelayanan Cepat, Tepat & Akurat

Jakarta – PaninBank menyakini kepercayaan nasabah pada dasarnya ditentukan oleh layanan perbankan yang cepat, tepat, dan akurat. Ketiga hal tersebut akan memberi kemudahan bagi bisnis nasabah, dan pada akhirnya meningkatkan kepercayaan dan loyalitas nasabah terhadap bank.

“Sebenarnya Panin Bank adalah processing bank. Yang dibutuhkan adalah kecepatan dan bagaimana transaksi dilakukan tanpa kesalahan. Ini akan membuat kepuasan nasabah meningkat,” Suwito Tjokrorahardjo, Direktur Panin Bank dalam Webinar Infobank SLE Awards 2021, Selasa, 9 Februari 2021.

Untuk menjaga kualitas pelayanan, lanjut Suwito, Panin Bank salah satunya menekankan zero differences, atau menekankan bahwa setiap harinya jangan sampai ada selisih yang tidak bisa diselesaikan. Bila ada selisih, sebisa mungkin dituntaskan sebelum nasabah melakukan komplain.

Di masa pandemi ini, Panin Bank menyadari kebutuhan nasabah untuk bertransaksi secara digital. Maka itu, kesiapan infrastruktur digital sudah dilakukan, bahkan sebelum masa pandemi. Mobile banking dan internet banking Panin Bank disediakan sesuai kebutuhan nasabah. Platform digital juga menjadi cara Panin Bank menyasar nasabah-nasabah dari kalangan anak muda yang kerap disebut sebagai digital native.

“Kami membidik customer intimacy. Banyak sekali nasabah kami yang sudah 20-30 tahun bergabung di Panin Bank. Dengan kemajuan teknologi kami menggaet generasi kedua dan generasi ketiga. Kami harapkan ini makin berkembang dari apa yang sudah dialami orang tua mereka atau generasi sebelum mereka. Kualitas pelayanan itu intinya bisa melakukan dengan cepat, tepat dan akurat. Itu akan menjadi modal kita menerapkan digital banking,” ucap Suwito. (*)

Editor: Rezkiana Np

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

32 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

41 mins ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

1 hour ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

1 hour ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

1 hour ago