News Update

Panin Luncurkan Reksa Dana Panin Dana Infrastruktur

Jakarta – Panin Asset Management umumkan peluncuran perdana Reksa Dana Panin Dana Infrastruktur Bertumbuh. Hal ini sejalan dengan semakin maraknya kebutuhan akan pendanaan infrastruktur di Indonesia.

Direktur Panin Asset Management, Ridwan Soetedja mengatakan,  Panin Aset Management mengamati bahwa pembangunan infrastuktur di seluruh Indonesia pada masa pemerintahan seakarang ini eksekusinya sangat baik,  sehingga Panin Aset Management berkeyakinan bahwa investasi pada sektor infrastruktur akan memberikan prospek jangka panjang yang bagus.

“Dengan terbagunnya infrastuktur maka akan banyak sekali dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Untuk itu kami berpendapat bahwa saat ini waktu yang tepat untuk meluncurkan suatu produk yang bertema infrastuktur. Kami ingin mengajak masyarakat Indonesia dapat turut menikmati dampak ekonomi yang positif dari pembangunan Infrastuktur melalui Investasi pada Reksa Dana Panin Dana Infrastruktur Bertumbuh” jelas Ridwan.

Panin Dana Infrastruktur Bertumbuh merupakan reksadana yang berinvestasi pada sektor infrastruktur dan sektor pendukung infrastruktur. Definisi sektor infrastruktur dan pendukungnya adalah termasuk namun tidak terbatas diantaranya pada sektor konstruksi, semen, properti dan keuangan.

Penempatan investasi Panin Dana Infrastruktur Bertumbuh akan dilakukan minimum 80% pada efek bersifat ekuitas. Ketentuan minimum transaksi pun dibuat terjangkau bagi para nasabah yaitu mulai dari Rp100 ribu untuk pembukaan rekening pertama kali dan transaksi pembelian selanjutnya. Sedangkan untuk transaksi investasi berkala (autodebet) dimulai dari Rp250 ribu per bulan. (*)

Apriyani

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

3 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

9 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

12 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago