Keuangan

Panin Dai-ichi Life Bayarkan Klaim Rp1,5 Miliar ke Salah Satu Nasabah

Jakarta – Panin Dai-ichi Life kembali membayarkan klaim kepada nasabahnya. Kali ini, perusahaan membayarkan klaim tutup usia sebesar Rp1,5 miliar kepada salah satu nasabahnya di Jakarta.

Klaim tersebut diberikan secara simbolis oleh Direktur Operasi Panin Dai-ichi Life, Aswin Rooseno kepada ahli waris nasabah di Kantor Pusat Panin Dai-ichi Life, Jakarta, Rabu, 12 Juli 2023. Aswin menjelaskan, klaim yang dibayarkan ini merupakan salah satu manfaat dari produk Panin Premier Multilinked dan Additional Life Cover yang dipasarkan melalui jalur keagenan.

“Risiko tutup usia dapat terjadi kepada siapa saja dan prioritas Panin Dai-ichi Life adalah menyediakan solusi perlindungan jiwa dan kesehatan dalam setiap tahapan kehidupan. Pembayaran klaim seperti ini menjadi bukti nyata dari komitmen Panin Dai-ichi Life dalam memberikan pelayanan yang baik kepada para nasabahnya,” ujarnya.

Baca juga: Melonjak, Total Klaim yang Dibayarkan Prudential Capai Rp16,6 Triliun

Pada kesempatan terpisah, Presiden Direktur Panin Dai-ichi Life, Fadjar Gunawan mengatakan, selain menyediakan solusi perlindungan yang inovatif, Panin Dai-ichi Life terus meningkatkan kualitas pelayanan demi kepuasan nasabah, termasuk dalam hal pembayaran klaim yang transparan .

“Kami berharap agar setiap upaya yang kami lakukan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dapat meningkatkan kepercayaan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya melengkapi diri dengan asuransi jiwa dan kesehatan,” terang Fadjar.

Sebagai informasi, sejak Januari hingga April 2023, Panin Dai-ichi Life telah membayarkan klaim dengan total nilai lebih dari Rp258 miliar yang meliputi klaim kesehatan, tutup usia, dan penyakit kritis. Sementara per Mei 2023, total aset konvensional perusahaan asuransi jiwa ini tercatat Rp8,80 triliun, dengan rasio solvabilitas atau risk based capital (RBC) di level 1.437,76%, jauh diatas ketentuan minimum regulator yaitu 120%. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

34 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago