Keuangan

Panin Dai-ichi Life Bayar Klaim Tutup Usia Rp1 Miliar pada Ahli Waris di Medan

Jakarta – Panin Dai-ichi Life kembali mencairkan klaim tutup usia asuransi jiwa kepada ahli waris nasabah sebesar Rp1 miliar di Medan, Sumatra Utara. Klaim tersebut merupakan manfaat dari produk Premier Multilinked Assurance dan manfaat tambahan Multi Life Cover yang dipasarkan melalui jalur pemasaran keagenan.

Secara simbolis, Rosni Tanutama, selaku Business Development Director Panin Dai-ichi Life menyerahkan klaim tutup usia kepada perwakilan ahli waris nasabah, yang didampingi oleh perwakilan dari General Agency Unity Mitra Abadi, yaitu Sulastri.

Baca juga: IFG Life Sudah Bayar Klaim Polis Jiwasraya Rp9,4 Triliun, Rampung Akhir Tahun?

Fadjar Gunawan selaku Presiden Direktur Panin Dai-ichi Life menegaskan, klaim ini jadi komitmen pihaknya dalam memberikan manfaat asuransi yang sesuai ketentuan polis adalah bagian dari kepuasan nasabah Panin Dai-ichi Life.

“Hal itu juga menjadi bagian dari semangat kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik. Kami berharap pembayaran klaim tutup usia ini dapat memberikan dukungan finansial kepada ahli waris dan keluarga,” ujar Fadjar dalam keterangan resminya, 1 Novemver 2023.

Sementara, data pembayaran klaim Panin Dai-ichi Life sepanjang periode 1 Januari – 30 September 2023 untuk klaim konvensional tercatat lebih dari Rp649 miliar yang meliputi klaim kesehatan, tutup usia, dan penyakit kritis.

Baca juga: OJK Segera Terbitkan Aturan Modal Minimum Perusahaan Asuransi, Simak Rinciannya

Seperti dilansir dari data perusahaan bahwa per 30 September 2023, total aset konvensional Panin Dai-ichi Life tercatat sebesar Rp8,8 triliun.

Adapun tingkat solvabilitas baik dan nilai Risk Based Capital (RBC) di level 1.427,49%, jauh lebih besar dari ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini menunjukkan bahwa Panin Dai-ichi Life adalah perusahaan asuransi dengan kondisi keuangan yang sehat. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

18 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

27 mins ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

47 mins ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

50 mins ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

1 hour ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

1 hour ago