Panin Asset Management Siap Luncurkan Produk Baru

Jakarta – Panin Asset Management akan meluncurkan Reksa Dana Saham Panin Beta One. Produk Reksa Dana Saham ini akan ditawarkan perdana pada tanggal 31 Maret 2017.

Presiden Komisaris Panin Asset Management, Mila Mawira mengatakan, latar belakang dibentuknya reksa dana ini karena adanya permintaan dari investor institusi. Khususnya terkait reksa dana dengan karakteristik, yang merepresentasikan saham Indonesia secara keseluruhan.

“Pemilihan IHSG ini didasari oleh IHSG yang merupakan indeks komposit yang mawakili seluruh saham di Indonesia,” jelas Mila, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 20 Maret 2017.

Mila berpendapat, IHSG secara historis memiliki kinerja terbaik jika dibandingkan dengan indeks saham lainnya.Sehingga, tujuan dan kebijakan investasi Reksa Dana Saham Panin Bela One adalah menghasilkan nilai investasi yang menyerupai lHSG.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengawas Transaksi dan Kepatuhan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hamdi Hassyarbaini menyambut gembira rencana tersebut.

Menurutnya, telah banyak pengalaman yang diperoleh Panin Asset Management. Sehingga, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif atas perkembangan pasar modal Indonesia.

“Semoga Panin Asset Management dalam usia yang sudah cukup lama, dapat memberikan kontribusi positif ke depannya bagi pasar modal,” ujar Hamdi di BEI jakarta, Senin.

Panin Asset Management mengelola 16 (enam belas) reksa dana aktif. Tidak sedikit reksa dana kelolaan Panin Asset Management, telah berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Reksa Dana terbaik dari beberapa institusi.

Pada tanggal 17 Maret 2011, Panin Asset Management telah melakukan spin off dengan Panin Sekurltas dan berdiri sendiri sebagai sebuah Perseroan Terbatas. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

18 mins ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

1 hour ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

1 hour ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

2 hours ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 0,47 Persen ke Level 9.075

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More

2 hours ago