Mandiri Investasi Optimis Bisnis Reksa Dana Tumbuh Positif di 2019
Jakarta–PT Panin Asset Management (PAM) menargetkan dapat meluncurkan tiga produk reksa dana baru tahun ini. Produk tersebut terdiri dari berbagai jenis, di antaranya saham dan pendapatan tetap.
“Rencana ada tiga produk, pendapatan tetap satu, saham satu dan satu lagi belum bisa disampaikan. Karena masih dalam diskusi,” kata Direktur Panin Asset Management, Ridwan Soetedja di Pacific Place Jakarta, Selasa, 23 Febuari 2016.
Lebih lanjut kata Ridwan, pihaknya menargetkan dana kelolaan dari produk reksa dana pendapatan tetap dan saham tersebut sebesar Rp800 miliar.
Sementara untuk tahun ini sendiri pihaknnya menargetkan dana kelolaan hingga mencapai Rp16 triliun. Angka tersebut meningkat sebesar 35% jika dibandingkan dengan total dana kelolaan di tahun 2015 yang sebesar Rp12 triliun.
Ddengan meningkatnya total dana kelolaan hingga akhir tahun ini, pihaknya juga yakin dapat menggaet sebanyak 10.000 investor baru.
“Total investor 55 ribu orang. Target (investor) minimal sama tahun lalu jadi sekitar 70.000 sampai akhir tahun. Dana kelolaan target Rp 16 triliun, naiknya sekitar 35 persen,” ujarnya.
Perseroan optimis target tersebut bisa tercapai mengingat kondisi makro ekonomi Indonesia di tahun ini semakin membaik.
Selain itu, program infrastruktur milik Presiden Joko Widodo yang berjalan lebih baik dari tahun lalu juga diyakini akan membantu perseroan meraih target.
“Dalam hal eksekusi, kalau program infra jalan akan memberikan dampak ekonomi, ada banyak multiplier untuk infrastrutu. Sehingga tahun 2016 sektor riil pulih dan PE akan lebih tinggi dari tahun lalu,” jelasnya. (*) Dwitya Putra
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More