Categories: Market Update

Panin Asset Management Siap Luncurkan Tiga Produk Baru

Jakarta–PT Panin Asset Management (PAM) menargetkan dapat meluncurkan tiga produk reksa dana baru tahun ini. Produk tersebut terdiri dari berbagai jenis, di antaranya saham dan pendapatan tetap.

“Rencana ada tiga produk, pendapatan tetap satu, saham satu dan satu lagi belum bisa disampaikan. Karena masih dalam diskusi,” kata Direktur Panin Asset Management, Ridwan Soetedja di Pacific Place Jakarta, Selasa, 23 Febuari 2016.

Lebih lanjut kata Ridwan, pihaknya menargetkan dana kelolaan dari produk reksa dana pendapatan tetap dan saham tersebut sebesar Rp800 miliar.

Sementara untuk tahun ini sendiri pihaknnya menargetkan dana kelolaan hingga mencapai Rp16 triliun. Angka tersebut meningkat sebesar 35% jika dibandingkan dengan total dana kelolaan  di tahun 2015 yang sebesar Rp12 triliun.

Ddengan meningkatnya total dana kelolaan hingga akhir tahun ini, pihaknya juga yakin dapat menggaet sebanyak 10.000 investor baru.

“Total investor 55 ribu orang. Target (investor) minimal sama tahun lalu jadi sekitar 70.000‎ sampai akhir tahun. Dana kelolaan target Rp 16 triliun, naiknya sekitar 35 persen,” ujarnya.

Perseroan optimis target tersebut bisa tercapai mengingat kondisi makro ekonomi Indonesia di tahun ini semakin membaik.

Selain itu, program infrastruktur milik Presiden Joko Widodo yang berjalan lebih baik dari tahun lalu juga diyakini akan membantu perseroan meraih target.

“Dalam hal eksekusi, kalau program infra jalan akan memberikan dampak ekonomi, ada banyak multiplier untuk infrastrutu. Sehingga tahun 2016 sektor riil pulih dan PE akan lebih tinggi dari tahun lalu,” jelasnya. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

1 hour ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

2 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

3 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

4 hours ago