PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) mengumumkan bakal melangsungkan Penawaran Umum Perdana Saham initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 24 Juni 2025. (Foto: Khoirifa)
Jakarta – PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT), perusahaan pelayaran dan pengangkutan batubara, bersiap melangsungkan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam IPO tersebut, Perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya sebesar 222.353.000 lembar saham atau mewakili maksimal 15,00 persen dari seluruh modal ditempatkan.
Perseroan menetapkan kisaran harga IPO sebesar Rp850-900 per saham. Dengan demikian, PSAT berpotensi meraih dana segar hingga sebesar Rp200 millar.
Baca juga: Incar Rp152 M Lewat IPO, Ini Rencana Ekspansi Perusahaan Logistik Bos Alfamart
Direktur Utama PSAT, Susanto, mengatakan bahwa perseroan optimistis saat ini menjadi waktu yang tepat untuk melenggang di Pasar Bursa Indonesia, dikarenakan industri jasa pelayaran dan pengangkutan batubara memiliki prospek positif seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi, di pasar domestik maupun ekspor.
“Hal ini mendorong tingginya kebutuhan akan layanan angkutan laut yang andal dan efisien. Menjadi perusahaan terbuka adalah salah satu komitmen kami untuk terus hadir menjadi salah satu solusi yang terbaik bagi mitra kami,” ujar Susanto dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa, 24 Juni 2025.
Selain melepas saham ke publik, perseroan juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan atau Employee Stock Allocation (ESA) dengan mengalokasikan sebanyak-banyaknya 555.000 saham atau sekitar 0,249 persen dari jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO.
Baca juga: Ada 14 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Beraset Jumbo
Adapun dana yang diperoleh dari IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk:
1. Sebesar Rp175.000.000.000 akan digunakan perseroan untuk melakukan penyetoran modal kepada Perusahaan Anak Perseroan, yaitu PT Pancaran Karya Shipping (PKS), dalam bentuk ekuitas, sebanyak-banyaknya 175.000 saham baru yang akan dikeluarkan oleh PKS.
Dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru akan digunakan oleh PKS untuk pembelian dua unit kapal bulk carrier, dengan tujuan untuk memperkuat armada dalam proyek Perseroan.
Rencana pembelian kapal bulk carrier tersebut berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Kapal antara PT Pancaran Maritim Transportindo (PMT) dan PKS. PMT merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan.
2. Sisa dana akan digunakan untuk keperluan modal kerja Perseroan yang berupa bahan bakar kapal. (*)
Editor: Yulian Saputra
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More