Jakarta – Gubenur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2020 telah merealisasikan bisnis matching hingga Rp113,2 miliar. Dalam bisnis matching tersebut terdapat 16 pembeli dari enam negara yang ikut dalam bisnis matching dan bisnis deal. Enam negara tersebut, yakni Singapore, Italia, Australia, Korea, Jepang dan Cina.
“Dalam KKI 2020, mencatatkan jumlah penjualan Rp10,5 miliar, pencapaian bisnis matching Rp113,2 miliar, serta komitmen pembiayaan Rp4,7 miliar,” kata Perry dalam pembukaan KKI seri ketiga, Jumat, 20 November 2020.
Tak hanya itu, pameran tersebut juga telah menarik pengunjung hingga lebih dari 53 ribu orang. Perry menuturkan tema KKI seri ketiga 2020 ialah UMKM Sahabat Milenial. Hal itu merupakan harapan sekaligus optimisme terhadap kiprah millenialpreneur untuk turut meningkatkan kesejahteraan bangsa dan perekonomian di masa depan.
Selain itu, dalam pagelaran tersebut juga menampilkan peserta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang telah berpartisipasi sebanyak 379 pelaku UMKM. Peserta tersebut terdiri dari 127 UMKM untuk kain, 75 kerajinan, dan 177 makanan minuman.
“Nilai transaksi dan kesuksesan KKI merupakan dampak nyata dan menjadi daya pendorong pendorong UMKM untuk terus berkreasi dan maju di tengah pandemi,” ujarnya.
Dalam KKI 2020, kata dia, juga dilakukan rumusan kebijakan, diskusi strategi, hingga langkah taktis untuk semakin meningkatkan kinerja UMKM. Perry menilai KKI telah menjadi forum untuk menyatukan berbagai pemikiran dan inisiatif untuk mendorong UMKM sebagai penguatan baru perekonomian nasional di era digital. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More