Jokowi-JK; Siapkan paket kebijakan. (Foto: Erman)
LPS menilai imbas paket kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah dampaknya tidak akan langsung terasa dengan cepat. Namun membutuhkan waktu sekitar dua atau tiga bulan ke depan. Dwitya Putra
Jakarta–Akan dikeluarkannya kebijakan ekonomi pada sore hari ini, dinilai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan sebagai bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi gejolak ekonomi.
Karena jika tidak, pasar, investor dan masyarakat akan menyangka ada kevakuman pada pemerintah dalam melihat pelemahan ekonomi.
”Memang harus mengeluarkan (paket kebijakan),” kata Fauzi di Jakarta, Rabu, 9 September 2015.
Seperti diketahui, rencanannya pemerintah pada hari ini akan mengumumkan paket kebijakan ekonomi terkait penyederhaan 154 aturan (deregulasi) yang selama ini dinilai menghambat kegiatan ekonomi.
Fauzi melihat, setelah pemerintah mengumumkan paket kebijakan maka dampaknya tidak akan langsung terasa dengan cepat. Namun, hal tersebut membutuhkan waktu sekitar dua atau tiga bulan ke depan.
“Impact-nya tiga bulan kemudian, jadi tidak bisa langsung terasa, berbeda dengan kenaikan suku bunga, itu langsung terasa,” ujar Fauzi.
Fauzi pun meminta, ketika pemerintah akan mengeluarkan kebijakan dalam mendorong perekonomian, maka perlu juga memperhatikan kondisi ekonomi global. Sehingga, stimulus tersebut dapat langsung terasa bagi ekonomi dalam negeri. (*)
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More