Categories: Moneter dan Fiskal

Paket Kebijakan Ekonomi Keluar, Rupiah Bisa Perkasa

Dalam paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah ada wacana membolehkan orang asing membuka rekening valas (valuta asing) di Indonesia. Apa manfaatnya? Dwitya Putra

Jakarta–Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS diprediksi akan bergerak menguat setelah pemerintah mengumumkan paket kebijakan ekonomi yang diperkirakan akan keluar pada sore hari ini.

‎”Secara teori iya (akan menguat), karena paket kebijakannya soal deregulasi atau penyederhaan aturan,” kata Analis pasar uang PT BRI Syariah Rahmat Wibisono di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 9 September 2015.

Menurutnya, tujuan pemerintah mengeluarkan kebijakan ekonomi juga untuk menarik investor asing masuk ke Indonesia, sehingga dengan masuknya dana asing maka dapat menguatkan nilai tukar rupiah.

“Dalam paket itu juga ada wacana membolehkan orang asing membuka rekening valas (valuta asing) di Indonesia,” ucap Rahmat.

‎Walaupun dapat menguatkan Rupiah, namun Rahmat melihat pergerakan Rupiah hingga akhir pekan ini masih akan berada di level Rp14.200 per Dolar AS. Namun, melihat trennya Rupiah sampai akhir tahun akan menguat dan meninggalkan level Rp 14.000 per Dolar AS.

“Saya pikir Rp13.400 sampai Rp13.200 bisa dicapai akhir tahun ini, karena kalau diliat trennya sekarang sudah menguat, jadi ada potensi kembali (menguat) cukup besar,” tutur Rahmat.

Kurs tengah Bank Indonesia hari ini, rupiah menguat 41 poin menjadi Rp14.244 dari posisi hari sebelumnya Rp14.285 per Dolar AS. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Konsumsi Diproyeksi Pulih 2026, Bank Mandiri Ungkap Faktor Pendorongnya

Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More

34 mins ago

OJK Ungkap Perkembangan Spin Off UUS Perusahaan Multifinance

Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More

56 mins ago

Cek Rekening! BRI Cairkan Dividen Interim Rp20,6 Triliun Hari Ini

Poin Penting BRI membagikan dividen interim Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun… Read More

1 hour ago

Kasus “Sritex” Yuddy Renaldi dan Direksi BPD, Ketika Prosedur Dikriminalisasi, Bankir “Diberangus”

Oleh Tim Infobank KASUS yang menjerat Yuddy Renaldi, Direktur Utama (Dirut) Bank BJB di Pengadilan… Read More

2 hours ago

OJK Terbitkan Aturan Penilaian Tingkat Kesehatan Sektor PPDP, Ini Poin-poinnya

Poin Penting OJK terbitkan POJK 33/2025 untuk menyempurnakan kerangka penilaian tingkat kesehatan sektor perasuransian, penjaminan,… Read More

3 hours ago

IASC Selamatkan Dana Korban Scam Rp402,5 Miliar hingga Akhir 2025

Poin Penting IASC menerima 411.055 laporan scam dengan total kerugian Rp9 triliun dan berhasil menyelamatkan… Read More

3 hours ago