Pahamify Hadirkan MIPI.ai Untuk Dukung Pembelajaran Digital

Pahamify Hadirkan MIPI.ai Untuk Dukung Pembelajaran Digital

Pahamify Hadirkan MIPI.ai Untuk Dukung Pembelajaran Digital
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – PT Pahami Cipta Edukasi (Pahamify) terus berkomitmen untuk mendukung pendidikan Indonesia yang saat ini gencar dilakukan secara daring. Platform belajar online ini menghadirkan Mipi.ai, semacam “Google Search” bagi para pelajar.

Chief Operating Officer Pahamify (COO) Mohammad Ikhsan mengungkapkan fitur ini dihadirkan untuk membantu pembelajaran jarak jauh. Menurutnya, Mipi.ai bisa membantu siswa agar tidak mengalami learning loss, yaitu terjadinya penurunan kemampuan siswa secara masif dan massal akibat tidak maksimalnya proses pembelajaran selama pandemi.

“Menginjak usia Pahamify yang ke-dua, kami terus memperkuat tekad untuk memberikan yang terbaik bagi siswa, orang tua, dan guru. Melalui berbagai fitur yang ada, kami berharap dapat terus berperan bagi pendidikan di Indonesia sehingga mampu mewujudkan #SemuaBisaSemuaPaham,” jelas Ikhsan pada paparan virtualnya, 17 Agustus 2021.

Sebagai informasi, ada 2 fitur yang dapat dimanfaatkan dalam Mipi.ai. Pertama, Tanya MIPI yaitu Teknologi Machine Learning yang bisa bantu siswa mencari tahu cara penyelesaian soal pelajaran secara mudah dan cepat. Fitur kedua adalah Forum Diskusi, yaitu tempat diskusi seputar pelajaran, aktivitas sekolah, maupun persiapan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum LPAI sekaligus Psikolog dan Pemerhati Anak Seto Mulyadi yang turut hadir menyoroti pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh di Indonesia. Kak Seto mengatakan bahwa suasana yang diterapkan di rumah sangat berpengaruh terhadap proses belajar dan pemahaman anak.

“Anak-anak unggul adalah mereka yang mampu beradaptasi terhadap situasi ini. Oleh karena itu, penting untuk mengatur gaya belajar dan situasi belajar bagi anak. Bukan dengan tekanan, tapi dengan memadukan antara kemampuan kognitif dan kemampuan afektif yang merangsang kreativitas, sehingga pembelajaran menjadi lebih hidup,” urai Kak Seto.

Harus diakui bahwa masa ini bukan masa yang mudah bagi anak, orang tua, maupun sekolah. Namun hal yang dapat dilakukan adalah menghadirkan suasana keluarga yang ramah anak dan materi pelajaran yang dikemas dengan cara kreatif dan menarik. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]