Yoyok Isharsaya; Melindungi pemodal. (Foto: Rezkiana Nisaputra).
Bursa Efek Indonesia sudah memberikan sinyal positif, jika dana perlindungan pemodal menjadi Rp100 juta. Rezkiana Nisaputra
Jakarta – PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar dana perlindungan pemodal (DPP) di pasar modal bisa meningkat 4 kali lipat, dari posisi DPP saat ini yakni Rp25 juta untuk pemodal.
”Dana perlindungan sudah kami ajukan ke OJK, optimistik bisa naik. Minimum yaa 4 kali lipat lah,” ujar Direktur Utama P3IEI, Yoyok Isharsaya, di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 28 Juli 2015.
Menurutnya, jumlah pemodal yang mengklaim saat ini mengalami penurunan, bila dibandingkan tahun lalu. Namun, demikian pihaknya belum bisa menyebutkan secara rinci berapa jumlah penurunan klaim dari pemodal tersebut.
“Tapi jangan khawatir, kalau Kustodian bakal kita cabut izin usahanya, yang memiliki masalah dengan pemodal, izinnya dicabut, dan dia dikeluarkan dari seluruh aktivitas,” tukasnya.
Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio, sempat mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan sinyal positif, jika dana perlindungan pemodal menjadi Rp100 juta. Dimana nilai dan perlindungan pemodal akan disesuaikan setiap tahun.
Dia mengatakan, Dana perlindungan pemodal Rp100 juta, akan dinaikkan lagi secara bertahap. “DPP itu bisa dinaikkan bila rata-rata transaksi harian investor
juga naik,” tutupnya. (*)
@rezki_saputra
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More