OVO Perluas Jangkauan OVO QR Code ke 9.000 UKM
Jakarta – Beberapa waktu lalu, dompet elektronik Gopay melakukan terobosan dengan memfasilitasi pembayaran SPP dan biaya sekolah lainnya. Saat ini ada sekitar 180 lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, sekolah dan tempat kursus di Indonesia yang telah terdaftar di GoBills.
Menanggapi hal ini, OVO menyatakan siap menyusul langkah Gopay dalam mendukung program digitalisasi pendidikan yang gagas oleh Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim. Karaniya Dharmasaputra selaku Presiden Direktur OVO mengaku senang bila diberi kesempatan dan siap mendukung program digitalisasi sekolah sebagai penyedia layanan uang elektronik.
“Jangankan diminta, kami bahkan menyodorkan diri jika OVO diminta pemerintah untuk bisa semakin mempermudah transaksi di berbagai sektor. Kami juga sudah mengirimkan surat ke pak menteri mudah-mudahan diterima,” ujar Karaniya di Jakarta, 19 Februari 2020.
Lebih lanjut, Karaniya mengungkapkan bahwa ia masih menunggu pertemuan lebih lanjut dengan Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan untuk membicarakan tahapan kerja sama selanjutnya. “Masih menunggu audiensi. Mudah-mudahan cepat bertemu dengan Pak Menteri,” ucapnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,58% ke level 8.884, dipicu aksi ambil untung setelah menyentuh… Read More
Oleh Krisna Wijaya, bankir senior dan fakulti di Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) PERCEPATAN digitalisasi… Read More
Poin Penting Menkop menggandeng lintas K/L untuk mempercepat pembangunan gerai fisik Kopdes Merah Putih sesuai… Read More
Poin Penting Perdagangan internasional menghadapi tantangan besar, seperti volatilitas geopolitik, perubahan rantai pasok, dan munculnya… Read More
Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More
Poin Penting Inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial memicu aksi protes massal di berbagai… Read More