OVO Perluas Jangkauan OVO QR Code ke 9.000 UKM
Jakarta – Beberapa waktu lalu, dompet elektronik Gopay melakukan terobosan dengan memfasilitasi pembayaran SPP dan biaya sekolah lainnya. Saat ini ada sekitar 180 lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, sekolah dan tempat kursus di Indonesia yang telah terdaftar di GoBills.
Menanggapi hal ini, OVO menyatakan siap menyusul langkah Gopay dalam mendukung program digitalisasi pendidikan yang gagas oleh Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim. Karaniya Dharmasaputra selaku Presiden Direktur OVO mengaku senang bila diberi kesempatan dan siap mendukung program digitalisasi sekolah sebagai penyedia layanan uang elektronik.
“Jangankan diminta, kami bahkan menyodorkan diri jika OVO diminta pemerintah untuk bisa semakin mempermudah transaksi di berbagai sektor. Kami juga sudah mengirimkan surat ke pak menteri mudah-mudahan diterima,” ujar Karaniya di Jakarta, 19 Februari 2020.
Lebih lanjut, Karaniya mengungkapkan bahwa ia masih menunggu pertemuan lebih lanjut dengan Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan untuk membicarakan tahapan kerja sama selanjutnya. “Masih menunggu audiensi. Mudah-mudahan cepat bertemu dengan Pak Menteri,” ucapnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting IHSG dibuka turun 0,36 persen ke level 8.299,82 dengan nilai transaksi Rp814,38 miliar;… Read More
Poin Penting Pasar menanti rilis pertumbuhan ekonomi full year 2025 yang diperkirakan di kisaran 5,1–5,2… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More