Ekonomi dan Bisnis

OVO Luncurkan SmartCube, Mesin Penjual Otomatis Berbasis Data

Jakarta– PT Visionet Internasional (OVO) platform pembayaran dan layanan keuangan, hari ini (7/8) mengumumkan peluncuran OVO SmartCube. SmartCube merupakan mesin penjual otomatis pintar yang inovatif ini adalah kanal digital baru yang sepenuhnya terintegrasi dengan API-API OVO Analytics dan ekosistem API OVO Payment.

Dalam teknologi tersebut OVO juga memanfaatkan analitik data canggih Kinetica untuk mendapatkan preferensi profil 360 derajat pelanggan yang interaktif demi penawaran terbaik berikutnya.

“SmartCube menawarkan kanal komunikasi digital baru dan beragam manfaat bagi pelanggan, pengiklan, dan mitra kami,” kata Vira Shanty, Chief Data Officer, OVO melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 7 Agustus 2019.

SmartCube OVO dirancang untuk mengevaluasi preferensi konsumen menggunakan analitik-analitik, dan diperkaya untuk memberikan pengalaman terintegrasi seperti layar sentuh dan interaksi berbasis gesture, iklan video, dan kemampuan pembayaran tanpa uang tunai.

Nantinya teknologi tersebut juga diharapkan dapat menciptakan kanal unik untuk mempromosikan dan mendistribusikan produk mitra OVO, sambil menawarkan para pelanggan pengalaman berbelanja digital satu atap.

“Kemampuan untuk memanfaatkan pendekatan data-first melalui teknologi Kinetica merupakan sesuatu yang mutakhir, dan kami bangga menjadi pelopor dalam menggunakan analisis data untuk membantu mempersonalisasikan produk, pemasaran, dan kampanye iklan guna organisasi kami dan Mitra Perusahaan kami” kata Vira Shanty.

Platform Kinetica Active Analytics menggabungkan data streaming dan historis dengan intelijen lokasi dan analitik yang didukung pembelajaran mesin. Campaign Solution real-time OVO terintegrasi dengan SmartCube OVO dan dibangun di atas platform GPU terakselerasi Kinetica.

Solusi ini juga memanfaatkan mesin Complex Event Processing (CEP), yang mensintesis data dari berbagai sumber sehingga bisnis dapat mengekstraksi pola atau tren yang berarti dari data streaming yang memicu respons otomatis dan real-time. Dengan CEP, OVO dapat merespons peluang pelanggan dalam konteks: selalu hadir pada waktu yang tepat dengan pesan yang tepat. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Aditya Jayaantara Pejabat OJK yang Tidak Jadi Mundur, tapi Dimutasi

Poin Penting Isu pengunduran diri pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencuat, namun Aditya Jayaantara dipastikan… Read More

18 mins ago

Purbaya Soroti NPL KUR 10 Persen, Kaji Pengambilalihan PNM untuk Efisiensi UMKM

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soroti NPL KUR 10% dan pertimbangkan pengambilalihan PNM dari… Read More

24 mins ago

44 Penerima Beasiswa LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana Beserta Bunga

Poin Penting Sebanyak 44 penerima beasiswa LPDP dijatuhi sanksi, 8 di antaranya wajib mengembalikan dana… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,26 Persen ke Posisi 8.374

Poin Penting IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari… Read More

2 hours ago

Utang Luar Negeri Perbankan Turun Tipis ke USD31,75 Miliar pada Desember 2025

Poin Penting Utang luar negeri (ULN) perbankan nasional pada Desember 2025 tercatat USD31,75 miliar, turun… Read More

2 hours ago

BGN Buka-bukaan soal Anggaran MBG, Ini Rincian per Porsi

Poin Penting BGN menegaskan dana bahan baku MBG bukan Rp15.000, melainkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi sesuai… Read More

2 hours ago