Keuangan

Outstanding Pinjaman Fintech Lending ke UMKM Capai Rp13,2 Triliun

Jakarta – Fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending saat ini menjadi salah satu alternatif pendanaan untuk UMKM dan sektor produktif di Indonesia. Dalam hal ini, fintech P2P turut mendukung tren pemulihan ekonomi yang tengah terjadi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total outstanding penyaluran pinjaman fintech lending ke UMKM per Maret 2022 telah mencapai Rp13,2 triliun. Angka ini mencapai 36% dari total outstanding pinjaman fintech lending.

“Ke depan, OJK akan terus mendorong penyaluran pinjaman fintech lending kepada sektor produktif, seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” tulis OJK seperti dikutip Selasa, 17 Mei 2022.

Adapun hingga 22 April 2022, OJK mencatat total jumlah penyelenggara fintech P2P atau fintech lending yang berizin di OJK adalah sebanyak 102 perusahaan. Ada satu perubahan nama sistem elektronik dan laman website yang dimiliki PT Creative Mobile Adventure.

Dengan banyaknya fintech ilegal yang masih beredar, OJK mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah berizin dari OJK. Daftar tersebut bisa dilihat melalui situs resmi OJK, yaitu ojk.go.id

Masyarakat juga bisa menghubungi Kontak OJK 157 melalui nomor telepon 157 atau layanan whatsapp 081 157 157 157 untuk mengecek status izin penawaran produk jasa keuangan yang di terima. (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Evan Yulian

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

3 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

4 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

5 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

5 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

6 hours ago