Oleh Martin Daniel Siyaranamual, Chief Economist, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), dan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran
PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia di triwulan II-2023 mencapai angka 5,17 persen, lebih tinggi 13 basis poin (bp) dibandingkan dengan triwulan I. Pencapaian ini tidak hanya bersumber dari kebijakan ekonomi yang telah baik, akan tetapi juga didukung oleh tingginya harga komoditas energi di pasar internasional yang mendorong nilai ekspor Indonesia.
Di pertengahan triwulan III-2023, ketidakpastian global meningkat sejalan dengan kemungkinan kembali meningkatnya inflasi di Amerika Serikat dan kebangkrutan perusahaan properti terbesar di Tiongkok, Evergrande.
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More