Market Update

Outflow Investor Asing Rp5,11 Triliun, BBCA- BBRI Paling Banyak Dijual

Poin Penting

  • Outflow investor asing mencapai Rp5,11 triliun pada perdagangan 29 Januari 2026, dominasi penjualan terjadi di saham perbankan.
  • Net foreign sell YTD tercatat Rp11,42 triliun, dengan lima saham terbanyak dijual: BBCA, BMRI, BUMI, ANTM, dan BBRI.
  • IHSG ditutup di 8.232,20, melemah 1,06 persen, dengan 521 saham terkoreksi dari total 808 saham yang diperdagangkan.

Jakarta – Aliran dana investor asing kembali keluar dari Indonesia, dengan net foreign sell sebesar Rp5,11 triliun pada perdagangan Kamis, 29 Januari 2026.

Keluarnya dana investor asing tersebut masih didominasi oleh saham sektor keuangan, khususnya perbankan dengan kapitalisasi pasar jumbo. Secara year-to-date (ytd) net foreign sell tercatat sebesar Rp11,42 triliun.

Baca juga: Simak Proyeksi Arah IHSG usai Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI

Lima saham terbanyak yang dijual investor asing menurut data Phillip Sekuritas Indonesia antara lain:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp2,05 triliun
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp853,63 miliar
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp802,85 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp568,86 miliar
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp311,94 miliar.

IHSG Masih Tekan Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, 29 Januari 2026, ditutup di zona merah ke posisi 8.232,20 atau melemah 1,06 persen dari posisi 8.320,55. 

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 521 saham terkoreksi, 214 saham menguat, dan 73 saham tetap stabil.

Baca juga: IHSG Rebound! Dibuka Naik 1 Persen Lebih ke Posisi 8.326

Sebanyak 99,10 miliar saham diperdagangkan dengan 4,93 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp68,17 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Bahlil: Harga BBM Nonsubsidi Belum Selesai Dibahas

Poin Penting Pemerintah masih membahas penyesuaian harga BBM nonsubsidi bersama Pertamina dan pihak swasta. Harga… Read More

9 mins ago

IHSG Sesi I Masih Mampu Ditutup Menguat ke Level 7.150

Poin Penting IHSG sesi I ditutup menguat 1,43% ke level 7.150,68 dari posisi pembukaan 7.048,22.… Read More

37 mins ago

Peluang dan Tantangan Sustainability-Linked Bonds

Oleh Wilson Arafat, GRC Specialist MENGAWALI 2026, lanskap pasar modal global disambut tekanan berlapis: suku… Read More

2 hours ago

Breaking News! Neraca Perdagangan RI Surplus USD1,27 Miliar di Februari 2026

Poin Penting Neraca perdagangan Indonesia Februari 2026 surplus USD1,27 miliar, melanjutkan tren surplus selama 70… Read More

2 hours ago

Ninik Herlani Masli Mundur dari Kursi Komisaris Independen SMBC Indonesia, Ada Apa?

Poin Penting Ninik Herlani Masli Ridhwan mengundurkan diri sebagai Komisaris Independen PT Bank SMBC Indonesia… Read More

2 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Pesan Prabowo

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dalam serangan Israel saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.… Read More

2 hours ago