Snapshot

OTTO dan Danacita Kembangkan Digitalisasi Keuangan di Lingkungan Kampus

Mahasiswi tengah menunjukan aplikasi OTTO, penyedia solusi teknologi aplikasi pembayaran, produk financial dan non-financial, disela acara acara kerjasama pengembangan layanan digitalisasi keuangan di lingkungan Kampus UNINUS.
CEO OTTO Denny Dilham (tengah) tengah melakukan penandatanganan Kerjasama disaksikan Ketua Pembina Yayasan UNINUS KH M. Mujib Qulyubi, Dirut Danacita Alfonso Wibowo, Rektor UNINUS Prof. Dr. H Obsatar Sinaga dan Ketua Pengurus Yayasan UNINUS KH Hasan Nuri Hidayatullah (kiri ke kanan) disela acara kerjasama pengembangan layanan digitalisasi keuangan di lingkungan Kampus UNINUS.

Kerjasama ini bertujuan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan inklusi keuangan yang komprehensif sekaligus mengajak lebih banyak pihak dalam membangun ekosistem digital khusus nya pada lingkungan sivitas akademika. Foto Doc: OTTO

M Zulfikar

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

36 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

1 hour ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

3 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

4 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

4 hours ago