News Update

Otomatisasi IT Permudah Pengelolaan Data Industri Perbankan

Jakarta–Kaseya selaku penyedia solusi pengelolaan IT untuk penyedia layanan terpadu/managed service provider (MSP) menggandeng Global Asia Sinergi (GAS) selaku mitra eksklusif Kaseya Solutions untuk memasarkan software berbasis otomatisasi IT di perusahaan skala kecil dan MSP di Indonesia. Kerja sama ini dilakukan untuk menjawab tantangan global mengenai otomatisasi IT.

“Seiring pasar lndonesia yang terus berkembang, setiap perusahaan dituntut untuk siap dan prima memanfaatkan solusi manajemen otomatisasi IT terkeuka,” kata Jul Darnawan, selaku Managing Director Global Asia Sinergi di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa, 1 Juli 2017.

Dirinya menambahkan, GAS bersama dengan Kaseya telah memasarkan software otomasisasi IT Kaseya untuk kebutuhan teknologi informasi pada perusahaan-perusahaan di Indonesia. GAS sendiri telah menyiapkan pelaksanaannya pada Sistem otomasi TI untuk bisnis yang lebih efisiensi, stabilitas dan penghematan biaya di seluruh operasi IT.

“Bayangkan saja bila satu perusahaan memiliki ratusan bahkan ribuan PC atau komputer, sungguh repot sekali, namun dengan satu toll Kaseya yang kita kembangkan bersama ini semua dapat teratasi dan terdata dengan akurat pada satu perangkat PC atau Notebook,” Jelas Jul Darnawan.

Jul menambahkan, aplikasi ini dapat diterapkan di berbagai elemen industri seperti travel, online shop dan juga tak menutup kemungkinan untuk perbankan. Dirinya menilai, setiap perusahaan membutuhkan otomatisasi IT yang mempuni, dimana kemanan menjadi faktor utama. Di pasar Indonesia sendiri, software Kaseya telah digunakan diberbagai industri seperti traveloka dan juga beberapa industri finansial lain. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

Empat Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham BCIC

Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More

11 hours ago

INDEF: Inflasi Pangan Gerus Daya Beli, Picu Fenomena “Mantab”

Poin Penting INDEF menilai lonjakan harga pangan membuat masyarakat menengah bawah fokus ke kebutuhan pokok… Read More

11 hours ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Pakar Nilai Impor Minyak AS Jadi Opsi Mitigasi

Poin Penting Pakar Universitas Padjajaran Yayan Satyakti mengusulkan Indonesia segera impor minyak mentah dari AS… Read More

11 hours ago

BI: Inflasi Februari 2026 Dipengaruhi Faktor Base Effect

Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More

11 hours ago

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

13 hours ago

GoTo Klarifikasi soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim

Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More

14 hours ago