Jakarta – Pemerintah membuka masa penawaran Surat Berharga Negara Ritel seri ORI020. Peluncuran kali ini mengusung tema “Pilihan Berharga Untuk Melangkah Bersama”. Penerbitan SBN Ritel pada tahun 2021 dapat menjadi alternatif investasi yang aman dan menguntungkan bagi mayarakat di tengah kondisi pandemi.
ORI020 sebagai bagian dari SBN Ritel diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan berharga bagi warga dalam berinvestasi, yang manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh individu itu sendiri namun juga untuk masyarakat luas karena dananya akan langsung digunakan sebagai sumber pembiayaan APBN.
“Kondisi saat ini membuat lebih banyak orang menyadari pentingnya mempunyai cushion atau bantalan yang mampu mengurangi rasa sakit ketika kita ‘jatuh’. Cushion itu adalah kecukupan dana darurat dan investasi. Munculnya ketidapastian terhadap pekerjaan dan pendapatan, mengharuskan kita semakin bijak dalam mengelola keuangan,” jelas Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman, Senin, 4 Oktober 2021.
ORI020 merupakan Surat Utang Negara (SUN) ritel terakhir yang ditawarkan kepada masyarakat di tahun 2021. Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI020 saat ini sudah dapat melakukan registrasi
dengan cara menghubungi 27 Mitra Distribusi. Terdapat 27 mitra distribusi yang bekerjasama dengan pemerintah dalam menawarkan ORI020.
Mitra distribusi tersebut terdiri dari 17 bank, 4 perusahaan sekuritas, 3 fintech APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana), dan 3 fintech peer to peer (P2P) lending.
Adapun rincian pokok-pokok Ketentuan dan Persyaratan ORI020 adalah sebagai berikut:
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More