Jakarta – Survei Konsumen yang digelar oleh Bank Indonesia pada Februari 2022 mengindikasikan sedikit penurunan pada tingkat keyakinan konsumen. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen di Februari sebesar 113,1 (indeks > 100), turun tipis dibandingkan 119,6 pada Januari 2022.
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono mengungkapkan ada beberapa faktor penyebab turunnya tingkat keyakinan konsumen. Meskipun demikian, ia memastikan keyakinan konsumen masih tetap kuat dan berada pada area optimis.
“Keyakinan konsumen pada Februari 2022 yang tidak setinggi bulan sebelumnya disebabkan oleh ekspektasi terhadap kondisi ekonomi mendatang yang lebih terbatas, baik ekspektasi terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja maupun kegiatan usaha, meskipun masih berada pada area optimis,” jelas Erwin pada keterangannya, Rabu (09/03/2022).
Pada saat yang sama, konsumen mempersepsikan kondisi ekonomi saat ini belum sesuai yang diharapkan. Hal ini ditengarai sejalan dengan meningkatnya kasus Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang lebih ketat di berbagai wilayah di Indonesia. (*)
Poin Penting Trump mengancam tarif 25% bagi negara yang berdagang dengan Iran, berlaku untuk seluruh… Read More
Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,89% ke level 9.028 dan mencetak rekor tertinggi sepanjang… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akan mengevaluasi pegawai DJP usai OTT KPK terkait dugaan suap pemeriksaan… Read More
Poin Penting Bank sentral global kompak dukung Jerome Powell usai ancaman pidana dari Donald Trump.… Read More
Poin Penting Pendanaan pindar cenderung meningkat saat Ramadan, didorong naiknya kebutuhan konsumsi dan modal usaha… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membagikan dividen interim Rp9,3 triliun atau Rp100 per saham kepada pemegang… Read More