Keuangan

Optimisme Asuransi Ramayana Bertahan Di Tengah Pandemi

Jakarta – Pandemi Virus Corona (Covid-19) telah merenggut ribuan nyawa di dunia. Selain ancaman kesehatan, virus mematikan ini juga berdampak buruk pada aspek perekonomian dunia, termasuk di Indonesia.

Situasi tak menentu akibat virus corona menjadi ujian tersendiri bagi Asuransi Ramayana yang pada tahun ini menginjak usia 64 tahun. Upaya untuk tetap bertahan dilakukan demi menjaga keberlangsungan perusahaan dan karyawan yang merupakan aset perusahaan.

Kematangan usia dengan berbagai pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, menelurkan optimisme bersama dalam menghadapi setiap masalah. ‘Hasil tidak akan menghianati usaha’ menjadi kekuatan untuk merapatkan barisan, menghilangkan keluh kesah, menajamkan intuisi serta menggerakkan segala daya upaya, agar tujuan ‘survive’ (bertahan) di masa pandemi bisa tercapai.

Seluruh karyawan, mulai dari jajaran direksi hingga staf, berkomitmen untuk tetap semangat dan bersinergi dalam memberi pelayanan terbaik kepada nasabah, rekan kerja (mitra) maupun pemangku kepentingan. Kekompakan ini dilakukan agar perusahaan tetap dipercaya dan diandalkan dalam pemenuhan kebutuhan asuransi kerugian, sehingga diyakini PT Asuransi Ramayana dapat bertahan dan selalu eksis untuk ke depannya.

Berbagai apresiasi dalam bentuk penghargaan dan sertifikasi menambah kepercayaan diri di era teknologi digital sekarang ini. Predikat “Sangat Bagus” dalam kategori perusahaan asuransi umum Berpremi Bruto Rp1 triliun s.d <Rp2,5 triliun versi ‘Infobank Insurance Awards 2020’, menjadi bukti bahwa Asuransi Ramayana layak diperhitungkan di industri asuransi kerugian. Penghargaan serupa juga didapat pada tahun lalu.

Diharapkan badai Covid-19 dapat segera berlalu, sehingga roda perekonomian dapat kembali berjalan dan tumbuh. Dengan demikian, keberlangsungan hidup masyarakat tetap terjaga dengan penuh rasa aman, nyaman dan terlindungi.(*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

7 SBN Ritel Dirilis, Masih Layak Dibeli Tahun Ini?

Poin Penting SBN Ritel masih layak dibeli tahun ini karena bersifat stabil, berisiko rendah, dan… Read More

1 hour ago

Persiapan Pensiun Sejak Dini, Ini Cara Simpel Menghitung Dana yang Dibutuhkan

Poin Penting Retirement Goal Calculator dari Bank DBS Indonesia membantu menghitung kebutuhan dana pensiun secara… Read More

2 hours ago

Bancassurance DBS Tumbuh Double Digit di 2025

Poin Penting Bisnis bancassurance Bank DBS Indonesia tumbuh double digit sepanjang 2025, sejalan dengan pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Rupiah Anjlok Nyaris Rp17.000, Menkeu Purbaya Bantah Dampak Isu Thomas ke BI

Poin Penting Rupiah melemah ke Rp16.955 per dolar AS, namun pemerintah menegaskan pelemahan ini tidak… Read More

2 hours ago

Berkat Dukungan LPEI, Madu Pelawan Buatan Zaiwan Raup Omzet Jutaan Rupiah

Poin Penting Madu Pelawan Bangka tembus pasar internasional berkat keunikan rasa pahit, warna gelap, dan… Read More

4 hours ago

Purbaya Jamin “Tukar Guling” Jabatan Thomas dan Juda Tak Ganggu Independensi BI

Poin Penting Rotasi pejabat Kemenkeu–BI tidak mengganggu independensi BI, selama tidak ada intervensi langsung pemerintah… Read More

4 hours ago