asuransi raksa
Jakarta – Di tengah pemulihan ekonomi dampak dari berhasilnya penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah, Asuransi Raksa Pratikara (Asuransi Raksa) optimis di tahun ini akan mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja secara umum hingga double digit.
Direktur Utama Asuransi Raksa, Edy mengatakan, hingga kuartal I 2022 pihaknya mencatatkan kinerja positif. Untuk dua lini bisnis utama, yakni asuransi kendaraan dan asuransi alat berat secara year to date (ytd) masing-masing mencatatkan pertumbuhan premi sekitar 50% dari segi bisnis baru. Melihat tren positif tersebut, ia pun optimis di tahun 2022 ini mampu tumbuh double digit. “Tahun ini cukup optimis, masih banyak potensi yang bisa kita gali,” ujarnya, kepada Infobank, Kamis, 7 Juli 2022.
Untuk mencapai hal tersebut, upaya Asuransi Raksa adalah terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Salah satunya dengan membangun RaksaOnline, yang dapat mengakomodir segala kebutuhan nasabah akan proteksi. Selain itu, perusahaan asuransi ini juga bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) dalam menghadirkan salah satu pilihan baru metode pembayaran premi melalui virtual credit card (VCC) dan virtual debit card (VDC) BNI.
“Karena, tentu transaksi menggunakan virtual credit dan debit ini tidak hanya mudah digunakan, tapi kerahasiaan data dari setiap nasabah juga akan terjamin. Terlebih, BNI merupaan salah satu bank terbaik di Indonesia, tentu kerja sama ini tidak hanya mendukung kami untuk mengoptimalkan layanan asuransi. Kesempatan untuk terus berkembang dan memberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan berasuransi bagi setiap nasabah akan lebih mudah terwujud,” kata Edy.
Sebagai informasi, VCC dan VDC merupakan transaksi online yang dapat membantu nasabah melakukan pembayaran premi asuransi kapanpun dan dimanapun nasabah berada. Penggunaan VCC dan VDC memungkinkan proses pembayaran dan verifikasi terkait asuransi berjalan dengan lebih mudah, sehingga proses penerbitan polis asuransi dapat dilakukan dengan cepat. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More