COVID-19 Update

Optimalkan Tes PCR, Diagnos Lab Siagakan 19 Outlet dan 3 Swab Center

Jakarta – Saat ini, Traveler yang ingin terbang di masa PPKM darurat wajib menyertakan surat negatif Covid-19. Untuk mengoptimalkan tes PCR, Diagnos Laboratorium (DGNS) siagakan 19 outlet dan 3 swab center. Namun, hanya hasil tes dari 742 laboratorium ini saja yang diakui oleh Pemerintah.

Daftar 742 laboratorium tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01/07/Menkes/4642/2021 tentang penyelenggaraan laboratorium pemeriksaan Covid-19. Diagnos Laboratorium menjadi salah satu dari 742 laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk hasil pemeriksaan swab PCR dan Antigen sebagai syarat penerbangan.

“Untuk dapat diagnosis yang terbaik, kami konsisten melakukan implementasi pengendalian kualitas dengan baik di dalam metode pemeriksaan, proses evaluasi dan pelatihan SDM untuk memberikan hasil pemeriksaan kesehatan yang akurat,” ujar Managing Director PT. Diagnos Laboratorium Utama Tbk, dr. Dennis Jacobus, SpPK dalam keterangannya, Senin, 19 Juli 2021.

Saat ini, kapasitas pemeriksaan PCR Diagnos Laboratorium, sudah mencapai 2900 tes pcr per hari, dengan didukung oleh dua laboratorium PCR yang berada di kota Jakarta dan Denpasar, perusahaan berharap sekiranya dengan menambah jumlah lab PCR di pulau dewata, perusahaan dapat mendukung program bali reborn milik pemerintah.

Menjelang bulan juni 2021, pemeriksaan PCR harian yang dilakukan PT Diagnos Laboratorium Utama, Tbk. terus bertambah baik di lab PCR yang berada di Jakarta maupun yang ada di kota Bali. “Jumlah test PCR yang kami dilakukan dibali meningkat sampai 1000%, dari 30 test PCR perhari menjadi 300 test perhari,” ucapnya.

Secara kumulatif, lanjut dia, pemeriksaan PCR yang dilakukan perusahaan sekarang secara rata-rata per harinya sudah mengalami peningkatan sampai dengan 25%, yaitu dari 1500 pemeriksaan tiap harinya diawal tahun menjadi 2000 pemeriksaan setiap harinya sekarang.

Sebagai informasi, Diagnos Laboratorium (DGNS) merupakan bagian dari PT Bundamedik Tbk. (BMHS) yang merupakan pemilik dari Rumah Sakit Bunda Group. Dan saat ini, Diagnos Laboratorium sudah memiliki tiga cabang yaitu di Jakarta, Padang dan Denpasar, 19 outlet dan tiga swab center di wilayah Indonesia. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

17 mins ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

30 mins ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

39 mins ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

49 mins ago

CCTV Tol Bisa Dipantau Real-Time di Travoy, Jasa Marga Bantu Pemudik Pilih Rute Terbaik

Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More

56 mins ago

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap 3 Persen, Hanya Diubah Jika Terjadi Krisis Besar

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan batas defisit APBN 3 persen dari PDB tetap dipertahankan.… Read More

1 hour ago