Jakarta – Sebagai perusahaan publik yang merupakan representatif dari para pemegang sahamnya, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk atau IPCC terus melakukan berbagai pembenahan, terutama pada internal perseroan.
Setelah sebelumnya, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan nilai tambah (Added Value) perusahaan dari sisi operasional, IPCC juga melakukan pembenahan dari sisi keuangan.
Dalam upaya menjaga kinerja keuangan perseroan, IPCC memaksimalkan modul budget control di sistem keuangan Oracle Finance.
Dengan menggunakan modul ini, maka para budget owner dapat mengetahui anggaran masing-masing sebelum kegiatan dilakukan. Hal ini berpotensi menghindarkan terjadinya deviasi anggaran.
Modul budget control ini merupakan sistem yang memudahkan perseroan untuk melakukan monitoring dan kontrol terhadap anggaran biaya. Dengan adanya sistem tersebut, biaya yang dikeluarkan oleh perseroan bisa lebih ter-manage dengan baik.
“Adanya penggunaan sistem ini sangat membantu perseroan serta menjadikan pengaturan biaya dapat lebih efektif sehingga biaya dapat dikendalikan dengan baik dan membuat target keuangan perseroan dapat terjaga. Kami sebagai perusahaan publik tentunya akan melakukan upaya untuk menjaga performance keuangan kami lebih baik sehingga dapat memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham kami,” kata Direktur Keuangan dan SDM perusahaan, Sophia I. Wattimena, di Jakarta, Kamis, 6 Febuari 2020. (*)
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More