Jakarta – PT Djakarta Lloyd mengalami peningkatan okupansi angkutan selama pandemi Covid-19 sebesar 5% di atas rata-rata. Peningkatan ini tak bisa dilepaskan dari adanya kebijakan Tol Laut yang mendukung transportasi logistik di tengah pandemi.
“Terutama kemarin ketika awal-awal pandemi ya, untuk distribusi alat-alat kesehatan, distribusi makanan, dan kita bahkan lebih banyak lagi membawa muatan dari pada hari-hari yang biasa ya,” ujarnya, kepada Infobank, beberapa waktu lalu di Jakarta.
Djakarta Lloyd yang telah terlibat dalam kebijakan Tol Laut selama dua tahun ini telah mengoperasikan 5 kapalnya dalam kebijakan tersebut.
“Ada 5 trayek yang kita handling, 4 trayeknya ada di koridor Sulawesi, jadi full yang koridor Sulawesi dihandle oleh Djakarta Lloyd. Ditambah dengan koridor Ambon dan Kepulauan Maluku. Jadi, ada 4 kapal di koridor Sulawesi serta 1 kapal di koridor Ambon dan Kepulauan Maluku,” pungkasnya. (*) Steven
Poin Penting Pemerintah salurkan dana TKD Rp147,7 triliun hingga Februari 2026 (21,3 persen dari pagu),… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 3,05 persen pada penutupan Jumat (13/3/2026) ke level 7.137,21, turun dari… Read More
Poin Penting Danantara Indonesia merayakan satu tahun berdiri melalui refleksi kelembagaan yang dihadiri Presiden Prabowo… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai investigasi perdagangan AS terhadap Indonesia merupakan hal biasa dalam dinamika… Read More
Poin Penting KPK menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang… Read More
Poin Penting Pengamat menilai ketahanan energi Indonesia cukup kuat menghadapi gejolak geopolitik di Timur Tengah.… Read More