Konferensi Pers BPS; Penurunan harga makanan mendorong deflasi.(Foto: Istimewa).
Jakarta – Badan Pusat Statitik (BPS) mencatat, Indeks Harga Konsumen (IHK) di bulan Oktober 2015 kembali menunjukkan deflasi sebesar 0,08%. Dari 82 kota IHK, 44 kota mengalami deflasi dan 38 kota mengalami inflasi.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan Kepala BPS, Suryamin di Jakarta, Senin, 2 November 2015. “Sehingga secara tahun kalender 2,16%, tahun ke tahun 6,25%, inflasi inti 0,23%, inflasi inti tahun ke tahun 5,02%,” ujarnya.
Menurutnya, harga bahan makanan yang mengalami penurunan menjadi kontribusi terbesar dalam mendorong deflasi yang terjadi di Oktober 2015. Selain itu, harga bahan bakar minyak (premium dan pertamax) yang turun, juga menjadi andil deflasi pada Oktober lalu.
“Selain makanan, bensin juga sedikit menyebabkan deflasi, tarif listrik juga, gas juga turut andil dalam deflasi ini,” tukas Suryamin.
IHK yang menunjukkan deflasi pada Oktober 2015, masih sejalan dengan perkiraan Bank Indonesia (BI) yang menyebutkan bahwa Oktober 2015 bakal mengalami deflasi kembali.
Menurut Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo, pendorong deflasi di Oktober ini, karena rendahnya harga bahan makanan masyarakat seperti cabai, bawang merah dan beras. Dengan kondisi tersebut telah mendorong IHK menunjukkan deflasi.
“Harga bahan makanan masih cukup rendah dan semuanya memberikan bukti bahwa inflasi bukan hanya terkendali tapi juga rendah,” tutupnya. (*) Rezkiana Nisaputra
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More