Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae dalam The Finance Excecutive Forum, Selasa 14 November 2023/M Zulfikar
Jakarta – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengungkapkan penyebab pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang lebih rendah dibandingkan kredit pada Agustus 2024.
Adapun pada Agustus 2024, kredit tumbuh sebesar 11,40 persen secara Year on Year (yoy) menjadi Rp7.508 triliun. Sementara, DPK tercatat tumbuh sebesar 7,01 persen yoy menjadi Rp8.650 triliun, dibandingkan Juli 2024 di level 7,72 persen.
Dian menjelaskan, fenomena ini mencerminkan ekspansi usaha yang lebih tinggi dibandingkan kebutuhan penyimpanan dana bagi pelaku bisnis. Hal ini juga menandai normalisasi dunia usaha.
Baca juga: OJK Catat Kredit Perbankan Tumbuh 11,40 Persen di Agustus 2024
“Peningkatan aktivitas ekonomi di sisi lain mendorong konsumsi masyarakat, sehingga ikut memengaruhi simpanan DPK masyarakat di perbankan,” kata Dian dalam Konferensi Pers, Selasa, 1 Oktober 2024.
Dian menjelaskan, meski DPK mengalami perlambatan secara bulanan, namun secara tahunan DPK masih sesuai dengan rencana penghimpunan dana bank hingga akhir tahun ini.
“Diharapkan suku bunga global terus menurun dan suku bunga domestik tetap positif dengan inflasi yang rendah, sehingga modal asing yang masuk ke dalam sistem perekonomian Indonesia akan meningkat, yang tentunya akan memperbaiki pertumbuhan DPK dari waktu ke waktu,” ungkap Dian.
Baca juga: OJK Catat Piutang Pembiayaan Multifinance Capai Rp499,29 Triliun di Agustus 2024
Di sisi lain, rasio AL/NCD dan AL/DPK masing-masing sebesar 112,92 persen dan 25,37 persen, juga masih di atas treshold masing-masing 50 persen dan 10 persen.
“Penurunan alat likuiditas bank dipengaruhi oleh tingginya kredit perbankan, dengan alat likuiditas bank akan menurun seiring kebutuhan perbankan untuk pencairan kredit,” paparnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More