Keuangan

OJK : Uang Muka 0% Untuk KKB Batal

Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pernah berwacana untuk melakukan relaksasi terhadap uang muka atau Down Payment (DP) Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) menjadi 0%, dengan meminta masukkan dari industri.

Namun demikian, dalam diskusi tersebut menurut Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) OJK Dumoly F. Pardede, bahwa relaksasi penurunan uang muka untuk KKB dibatalkan.

“Saya kira enggak perlu-perlu amat ya, teman-teman di Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) bilang itu enggak terlalu penting itu. Jadi rencana itu tidak jadi,” ujar Dumoly di Jakarta, Kamis, 29 September 2016.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, keputusan tersebut sejalan dengan masih sanggupnya para konsumen dengan uang muka yang saat ini berada pada kisaran 15%-20%, meski kondisi perekonomian masih melambat.

(Baca juga : OJK Pertimbangkan Kasih Izin Pembiayaan Tanpa Uang Muka)

“Dengan kondisi sekarang saja masih sanggup di tengah ekonomi seperti ini. Yang enggak sanggup itu adalah perusahaan pembiayaannya yang takut kasih duit,” ucap Dumoly.

Sebagai informasi, wacana regulator mengeluarkan kebijakan penurunan uang muka KKB menjadi 0% tersebut muncul lantaran adanya pelambatan kinerja industri pembiayaan yang menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan.

Hingga Juli 2016 total pembiayaan di industri pembiayaan nasional hanya mampu tumbuh sebesar 0,36% menjadi Rp371 triliun atau lebih tinggi tipis jika dibandingkan dengan tahun lalu diperiode yang sama yakni sebesar Rp369 triliun. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

10 seconds ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

10 mins ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

17 mins ago

Rosan: Ekonomi Syariah Jadi Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Tensi Geopolitik

Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More

55 mins ago

Ma’ruf Amin Optimistis Pangsa Pasar Ekonomi Syariah Mampu Tembus 50 Persen

Poin Penting Wakil Presiden Ma’ruf Amin optimistis pangsa pasar ekonomi syariah Indonesia bisa melebihi 50… Read More

3 hours ago

Tingkatkan Recurring Income, Emiten Properti SMRA Tambah Portofolio Bisnis Hotel

Poin Penting Harris Hotel & Convention Serpong resmi dibuka, menjadi hotel ketiga brand Harris milik… Read More

3 hours ago