Categories: Sharia Insight

OJK Tunggu Dokumen Akuisisi Saham Panin Syariah Oleh DIB

Terkait dengan rencana Dubai Islamic Bank PJSC untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya di Bank Panin Syariah, OJK masih menunggu komitmen dari pihak bank asal UEA tersebut. Rezkiana Nisaputra

Jakarta–Bank asal UEA yakni Dubai Islamic Bank PJSC (DIB) berencana akan meningkatkan kepemilikan sahamnya di Bank Panin Syariah Tbk hingga mencapai 40%, apabila memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rencana bank asal Dubai yang akan terealisasi tersebut, sejalan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah menyetujui proposal Significant Shareholder Status yang diajukan ke lembaga supervisi. Menurut OJK, semua peizinan terkait dengan hal tersebut sudah sesuai dengan prosedur.

“Pada dasarnya semua perizinan, prinsip sudah itu sudah oke semuanya,” ujar Direktur Penelitian, Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK, Dhani Gunawan Idat, di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2015.

Dia mengungkapkan, bahwa OJK hanya tinggal menunggu komitmen dokumen dari pihak Dubai Islamic Bank PJSC. “Kita tunggu komitmen dokumennya dari mereka. Kalau tahun ini sih bisa, tapi kan tergantung dokumennya. Mereka masuk sesuai ketentuan, sekitar 40%,” tukasnya.

Jika memang OJK menyetujui bank asal Dubai tersebut untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya hingga 40% di Bank Panin Syariah, maka DIB akan menjadi pemegang saham mayoritas di Bank Panin Syariah, sementara PT Bank Panin Indonesia Tbk, selaku induk usaha, tetap menjadi pemegang saham pengendali.

Sebelumnya Direktur Utama Bank Panin Rostian Sjamsudin sempat mengatakan, bahwa kedua perusahaan telah menandatangani kesepakatan. Kendati perseroan melepas kepemilikan sebesar 24,9% kepada Dubai Islamic Bank pada Mei lalu, namun Bank Panin tetap menjadi pemegang saham pengendali Bank Panin Syariah. (*)

@rezki_saputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

5 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

8 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

9 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

9 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

10 hours ago