Categories: Keuangan

OJK Terima 600 Pengaduan Selama Semester I-2015

Pengaduan masyarakat yang diterima OJK terbesar di bidang perbankan. Ria Martati

Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada sebanyak 600 pengaduan  dari masyarakat terkait persoalan industri keuangan selama semester I-2015.

Dari pengaduan itu paling banyak masih seputar sektor perbankan, yang mencapai 50% dari 600 pengaduan.
Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S. Soetiono mengatakan, ‎total pengaduan sejak 2013 hingga akhir Juli 2015 sebanyak 3.600 dan untuk semester I 2015 sebanyak 600 pengaduan.

“Paling banyak pengaduan soal perbankan mengenai APMK (alat pembayaran menggunakan kartu),” kata dia di Jakarta, Kamis 6 Agustus 2015.

Sesuai kewenangannya, maka pengaduan soal APMK itu ditangani oleh Bank Indonesia sebagai otoritas di bidang sistem pembayaran.

Pengaduan masyarakat di sektor perbankan menurutnya memang paling tinggi karena sektor perbankan merupakan sektor terbesar di industri keuangan, dan nasabahnya paling banyak dibandingkan lembaga keuangan lainnya, seperti asuransi dan lembaga pembiayaan.

Menurutnya perempuan yang akrab disapa Titu ini, dari pengaduan-pengaduan tersebut 70% di antaranya tertangani. Pengaduan menurutnya terbesar masih berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan dan lainnya.

Angka pengaduan tersebut menurutnya memang naik dibanding tahun lalu. Hal ini menunjukkan masyarakat makin mengetahui saluran pengaduan OJK.

“‎Mereka sudah tahu saluran pengaduannya ke OJK, kalau dulu kan banyak yang enggak tahu dan harus mengadu kemana,” ucapnya. (*)

@ria_martati

Paulus Yoga

Recent Posts

KB Bank Syariah Kenalkan Kantor Cabang Baru

PT Bank KB Bukopin Syariah (KB Bank Syariah) menggelar berbagai rangkaian acara untuk mengenalkan kantor… Read More

6 hours ago

Fokus Garap Perumahan, BSN Bidik Pembiayaan 2026 Tumbuh 20 Persen

Poin Penting BSN tetap menjadikan pembiayaan perumahan sebagai core bisnis di tengah ketidakpastian global Pada… Read More

7 hours ago

Indeks INFOBANK15 Menguat di Tengah Pelemahan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,46 persen ke level 8.951,01, namun mayoritas indeks domestik masih… Read More

8 hours ago

BPKH Akui Masih Hadapi Kendala Investasi Emas dalam Pengelolaan Dana Haji

Poin Penting Investasi emas BPKH masih terbatas karena belum adanya pasar emas korporasi di Indonesia,… Read More

8 hours ago

Deretan Saham Pemberat IHSG Sepekan, Ada BBCA, AMMN, hingga GOTO

Poin Penting IHSG melemah pekan ini sebesar 1,37 persen ke level 8.951,01, seiring turunnya kapitalisasi pasar… Read More

8 hours ago

IHSG Sepekan Terkoreksi 1,37 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp16.244 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 1,37 persen persen pada pekan 19–23 Januari 2026 ke level 8.951,01, seiring kapitalisasi… Read More

10 hours ago