Keuangan

OJK Terima 303 Permintaan Sandbox, 1 Peserta Tak Lolos Uji Coba

Poin Penting

  • OJK menerima 303 permintaan sandbox, dengan sembilan peserta terdaftar, termasuk empat berbasis aset keuangan digital dan kripto.
  • Empat peserta dinyatakan lulus sandbox, mencakup tokenisasi emas, SBN, dan manfaat kepemilikan properti, sementara satu peserta identitas digital dinyatakan tidak lulus.
  • Sebanyak 30 penyelenggara ITSK terdaftar di OJK, yang telah menjalin 1.317 kemitraan dengan lembaga jasa keuangan.

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima sebanyak 303 permintaan dari calon peserta sandbox OJK.

Dari jumlah tersebut, OJK mencatat terdapat sembilan peserta sandbox yang telah terdaftar. Sebanyak empat di antaranya merupakan peserta dengan model bisnis aset keuangan digital dan aset kripto.

Baca juga: OJK: Piutang Pembiayaan Multifinance Tembus Rp506,82 Triliun

Lebih lanjut, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa empat peserta sandbox telah memperoleh status lulus uji coba.

“Empat peserta yang sudah mendapatkan status lulus uji coba sandbox yang terdiri dari model bisnis tokenisasi emas, tokenisasi surat berharga negara dan juga tokenisasi manfaat dari kepemilikan properti,” ujar Hasan dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) di Jakarta, Jumat, 9 Januari 2026.

Namun demikian, dari total sembilan peserta sandbox tersebut, terdapat satu peserta yang dinyatakan tidak lulus uji coba. Peserta tersebut memiliki model bisnis identitas digital.

Baca juga: OJK Blokir 31.382 Rekening Terindikasi Judi Online

Sementara itu, per November 2025, OJK mencatat penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) yang terdaftar resmi terdiri dari 20 Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) dan 10 pemeringkat kredit alternatif.

“Kesemuanya telah berhasil menjalin 1.317 kemitraan dengan berbagai lembaga jasa keuangan di berbagai sektor,” tambahnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ekspansi Ritel, MR.DIY Indonesia Siap Tambah 270 Toko dan Flagship Store di 2026

Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More

5 hours ago

Geopolitik dan Harga Minyak Bayangi Ekonomi 2026, Permata Bank Lakukan Strategi Ini

Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More

6 hours ago

Klaim Bencana Sumatra Belum Tuntas, Jasindo Targetkan Finalisasi Mei 2026

Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More

7 hours ago

Ekonom Ingatkan PR Besar Pimpinan Baru OJK, dari Pasar Modal hingga Risiko BPR

Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More

7 hours ago

ICDX Gelar Commodity Outlook 2026

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More

8 hours ago

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More

8 hours ago