Poin Penting
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan berada di kisaran 10 hingga 12 persen pada 2026.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pada 2025 yang ditargetkan sebesar 9-11 persen. Adapun realisasi pertumbuhan kredit tahun lalu tercatat mencapai 9,69 persen secara tahunan (year on year/yoy).
“Kami memberikan outlook kredit perbankan diproyeksikan akan tumbuh sebesar 10-12 persen,” kata Pejabat Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi dalam Pertemuan Tahunan Industri jasa Keuangan 2026, Kamis, 5 Februari 2026.
Friderica menyatakan, target tersebut telah mencermati tantangan serta peluang yang tengah dihadapi, serta kebijakan OJK saat ini bagi industri jasa keuangan.
Baca juga: Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri
“Mencermati berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dan juga kebijakan yang saat ini kita ambil maka kita optimis kinerja sektor keuangan tetap tumbuh secara bnerkelanjutan di 2026,” uja Kiki sapaan akrab Friderica.
Lebih lanjut, kata Kiki, target pertumbuhan kredit tersebut akan didukung oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang diproyeksikan tumbuh sebesar 7-9 persen di 2026.
Baca juga: Menyoal Loopholes Kredit Bank
“Didukung pertumbuhan DPK sebesar 7 sampai 9 persen,” tambahnya.
Adapun berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan pada Desember 2025 mencapai Rp9.467,6 triliun atau tumbuh 10,4 persen secara tahunan (yoy). Pertumbuhan ini meningkat dibandingkan November 2025 yang tercatat sebesar 8,5 persen yoy. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More