News Update

OJK: Tak Semua Dana Bank Wakaf Mikro Disalurkan untuk Pembiayaan

PurwokertoOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan tidak sepenuhnya modal awal atau dana Bank Wakaf Mikro (BWM) akan disalurkan untuk pembiayaan nasabah, karena sebagian lagi diperuntukan untuk investasi.

BWM diberi kesempatan mengelola dana yang diperoleh dari donatur guna peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bentuk pengelolaan dananya yaitu dengan memiliki deposito yang dimana hasil dari deposito tersebut untuk membiayai operasional sehingga nasabah tidak perlu membayar dengan margin tinggi.

“Modal BWM ini antara Rp4 miliar sampai Rp8 miliar, Rp 8 miliar adalah yang ideal. Jadi tidak semua modal Rp8 miliar ini disalurkan ke masyarakat, ada jumlah tertentu misalkan Rp3 miliar untuk ditanamkan di deposito sehingga menghasilkan pendapatan”, ungkap Ahmad Soekro, Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK di Purwokerto, Kamis, 5 April 2018.

Pembentukan BWM dilakukan dengan dibantu para donatur dalam bentuk dana khusus melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Syariah Mandiri serta menyertakan tokoh pengasuh pesantren setempat.

Baca juga: Bank Wakaf Mikro: Fokus Pada Pembiayaan Masyarakat Kecil

Saat ini sudah ada 20 BWM yang mendapatkan izin OJK tersebar di Indonesia, selanjutnya direncanakan akan didirikan 20 BWM lagi dan tidak hanya tumbuh di sekitar wilayah pesantren.

“Yang sekarang itu di daerah Jawa, mungkin nanti kita akan arahkan untuk membangun di luar Jawa seperti Sumatera, Madura, Papua, Sulawesi, Kalimantan, semua nasional dicoba mengembangkan pilot project bank wakaf ini”, tambah Soekro.

Hingga akhir Maret 2018, jumlah nasabah BWM tercatat mencapai 3.876 nasabah, dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp3,63 miliar.

“OJK akan terus mendorong masyarakat untuk terus mendukung bank wakaf mikro guna memberantas rentenir, kemudian membangun masyarakat yang lebih sejahtera, dan inklusi keuangan meningkat”, tutup Soekro. (Bagus)

Risca Vilana

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

5 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

5 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

6 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

10 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

18 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

19 hours ago