Perbankan

OJK Sumut Beberkan Kinerja BPR dan BPRS Kian Moncer, Ini Buktinya

Tapanuli Utara – Deputi Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara (Sumut), Marganda Lumban Tobing, menyambut positif pertumbuhan industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Syariah (BPRS) di wilayahnya.

Dari sisi aset misalnya, Ganda, sapaan akrabnya, menyebut kalau pertumbuhan aset secara year on year (yoy) bank rural di Sumut secara keseluruhan mencapai 8,78 persen, dari Rp2,52 triliun menjadi Rp2,76 triliun.

“Dana pihak ketiga juga tumbuh sebesar 8,65 persen dari Rp1,92 triliun menjadi Rp2,10 triliun. Kemudian, penyaluran kredit juga tumbuh dari sebesar 9,84 persen dari Rp1,86 triliun menjadi Rp2,60 triliun,” beber Ganda di acara Pesta Nasabah dan Gebyar Undian Tabungan Pundi BPR Nusantara Bona Pasogit (NBP), Kamis, 18 Juli 2024.

Baca juga: Gebyar Undian Pemenang Program Tabungan Pundi BPR NBP Grup

Ganda berkata, BPR NBP memegang peran penting dari pertumbuhan ini. Dari 53 BPR-BPRS yang ada di Sumatera Utara, 17 di antaranya merupakan BPR dari grup PT Nusantara Bona Pasogit.

Pertumbuhan DPK BPR NBP di wilayah Sumut pada Mei 2024 mencapai 12,87 persen, dari Rp716 miliar menjadi Rp808 miliar. Dengan demikian, BPR milik grup NBP mampu menguasai sekitar 38,48 persen pangsa DPK BPR di Sumut.

“Jadi, kita semua harus berbangga (atas pertumbuhan ini). Di tengah kondisi ekonomi saat ini, kita tetap mampu tumbuh,” tutur Ganda.

Baca juga: Dekati Nasabah, BPR NBP 1 Resmikan Kantor Pusat Baru di Tapanuli Utara

Ke depannya, Ganda berharap masyarakat bisa meningkatkan tabungan mereka di BPR. Untuk itu, Ganda ingin agar BPR-BPR ini mampu menyesuaikan diri dengan tantangan-tantangan yang ada demi meningkatkan DPK.

“Kami harapkan, penghimpunan dana pihak ketiga BPR memiliki daya saing yang kuat dalam perkembangan zaman, sehingga cita-cita untuk menciptakan industri jasa keuangan yang tangguh, stabil, berdaya saing dan tumbuh berkelanjutan serta kontributif terhadap khususnya Sumut,” tutupnya. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

Galih Pratama

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

5 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

6 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

11 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

11 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

15 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

16 hours ago