Keuangan

OJK Soroti Penyandang Disabilitas yang Kesulitan Akses Produk Keuangan

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa penyandang disabilitas atau difabel hingga saat ini masih mengalami kesulitan dalam mengakses produk jasa keuangan di Indonesia.

Oleh karena itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi mendorong para Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dapat memberikan kemudahan fasilitas untuk mengakses produk keuangan.

“Saya juga ingin mengajak semua PUJK pelaku usaha jasa keuangan untuk memberikan kemudahan dan fasilitas untuk saudara-saudara kita yang difabel ya,” ujar Kiki sapaan akrabnya dalam kegiatan Edukasi Keuangan bagi Penyandang Disabilitas di Jakarta, 15 Agustus 2023.

Baca juga: Kejar Target Inklusi Keuangan 53% di 2023, Ini yang Dilakukan OJK

Kiki menyampaikan, bahwa kesulitan yang sering dialami oleh penyandang disabilitas biasanya terkait dengan pembukaan rekening yang terkadang tanda tangannya tidak diakui hingga pengajuan produk asuransi yang memandang disabilitas adalah sebuah penyakit.

“Jadi kita melihat di sini tantangan masyarakat Indonesia terutama untuk saudara-saudara kita yang difabel itu tidak mudah, jadi kita melalui kegiatan hari ini ini sejalan dengan strategi nasional keuangan inklusi ya yang kemudian menitikberatkan salah satunya fokus kepada penyandang disabilitas,” imbuhnya.

Lebih lanjut dirinya menyebutkan, bahwa OJK telah siap dalam membantu para penyandang disabilitas untuk mendapatkan kesetaraan dalam mengakses produk jasa keuangan melalui gerakan nasional OJK di seluruh Indonesia.

“Kalau kita lihat di sini di wilayah DKI Jakarta rasanya Ini kan menjadi gerakan nasional, OJK punya 35 kantor regional dan kantor OJK seluruh Indonesia yang insyaAllah ini akan menjadi fokus kita ke depan dan fokus kepada pemberdayaan,” ujar Kiki. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Wacana Pemotongan Gaji Pejabat Diminta jadi Gerakan Disiplin Fiskal Nasional

Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More

4 mins ago

Bank Maspion Kantongi ‘Dana Segar’ USD285 Juta dari KBank, Perkuat Likuiditas Kredit

Poin Penting PT Bank Maspion Indonesia Tbk memperoleh fasilitas pinjaman USD285 juta dari KASIKORNBANK Public… Read More

12 mins ago

IHSG Jelang Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri Ditutup Naik 1,60 Persen ke Level 7.106

Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,20 persen ke level 7.106,83 pada perdagangan Selasa (17/3), menjelang… Read More

17 mins ago

Survei Amar Bank Sebut 87 Persen Responden Alami Kenaikan Pengeluaran di Periode Lebaran

Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More

48 mins ago

Gerak Saham Bank Jumbo usai Investor Asing Lakukan Net Sell

Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More

1 hour ago

BI: Kredit Perbankan Tumbuh 9,37 Persen di Februari 2026

Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More

1 hour ago