Perbankan

OJK Setujui Pengangkatan 2 Direktur Baru BSI, Ini Sosoknya

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyetujui pengangkatan dua direksi baru PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), yakni Harry Gusti Utama sebagai Direktur Retail Banking dan Ari Rizaldi selaku Direktur Treasury & International Banking.

Persetujuan dua direktur baru BSI tersebut disampaikan melalui surat OJK nomor SR-443/PB.02/2024 tertanggal 8 Oktober 2024. Ini merupakan hasil uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan terhadap direktur yang dipilih pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BSI pada Mei 2024 lalu.

“Perseroan telah menerima keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui nomor SR-443/PB.02/2024 tanggal 8 Oktober 2024 perihal Keputusan atas Pengangkatan Anggota Direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk.,” ujar Corporate Secretary BRIS Wisnu Sunandar dalam keterbukaan informasi yang dikutip 11 Oktober 2024.

Baca juga: Payroll BSI Masuk dalam Tiga Besar Bank yang Diminati ASN

Sebelum bergabung ke BSI, Ari Rizaldi yang kini menjabat Direktur Treasury & International Banking BSI telah lama berkarier di Bank Mandiri. 

Pria kelahiran Sanggau pada 1970 ini, pernah dipercaya sebagai Chief Dealer Retail Marketing Jakarta PT Bank Mandiri dari 2013 – 2015.

Setelah itu, kariernya mulai menanjak. Pada 2015, dia diangkat menjadi Vice President Strategyc Banking Book, Treasury Group PT Bank Mandiri.

Jabatan terakhirnya di bank pelat merah tersebut adalah Senior Vice President Treasury Group PT Bank Mandiri.

Sedangkan Harry Gusti Utama yang kini menjabat Direktur Retail Banking BSI juga punya pengalaman panjang di dunia perbankan.

Pria berdarah Palembang ini, pernah menjabat sebagai Kepala Audit Intern Wilayah Yogyakarta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada 2019 – 2020.

Baca juga: BSI Dorong Literasi Keuangan Syariah di Jawa Timur dan Berikan 2,1 Miliar bagi Mahasiswa Berprestasi

Selang setahun kemudian, Harry diangkat menjadi salah satu Komisaris PT Bringin Sejahtera Makmur.

Hanya satu tahun menjabat, Harry hijrah ke PT Bank BRI (Persero) Tbk. Di bank BUMN ini, Harry dipercaya sebagai Division Head Wholesale Credit Risk Analyst dari 2021 – 2024.

Setelah keputusan tersebut, maka susunan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:

  • Hery Gunardi: Direktur Utama
  • Bob Tyasika Ananta: Wakil Direktur Utama
  • Zaidan Novari: Direktur Wholesale Transaction Banking
  • Anton Sukarna: Direktur Sales & Distribution
  • Tribuana Tunggadewi: Direktur Compliance & Human Capital
  • Ade Cahyo Nugroho: Direktur Finance & Strategy
  • Saladin D. Effendi: Direktur Information Technology
  • Grandhis Helmi Harumansyah: Direktur Risk Management
  • Harry Gusti Utama: Direktur Retail Banking
  • Ari Rizald: Direktur Treasury & International Banking. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

8 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

9 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

11 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

15 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

20 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

20 hours ago