Perbankan

OJK Segera Terbitkan Aturan Terkait Rekening Dormant

Poin Penting

  • OJK segera terbitkan POJK pengelolaan rekening dormant untuk menyeragamkan definisi antarbank, melindungi nasabah, dan menjaga stabilitas sistem keuangan
  • Rekening akan diklasifikasi menjadi tiga jenis: aktif, tidak aktif, dan dormant, dengan parameter keaktifan transaksi nasabah
  • Aturan ini akan melalui masa transisi agar industri perbankan siap secara sistem, serta mempertegas kepastian hukum dan perlindungan bagi bank dan nasabah.

Jakarta – Otoritas Jasa keuangan (OJK) akan segera menerbitkan aturan terkait pengelolaan rekening dormant. Kebijakan ini bertujuan untuk menyeragamkan definisi rekening dormant di antarbank, hingga pencegahan tindakan penyalahgunaan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menyatakan Peraturan OJK (POJK) tersebut sedang dalam tahap penyusunan guna menyeragamkan kebijakan antarbank, melindungi nasabah, dan menjamin stabilitas sistem keuangan.

“RPOJK ini sedang dalam proses finalisasi mudah-mudahan ini dalam waktu yang tidak terlalu lama akan bisa kita keluarkan,” kata Dian dalam Konferensi Pers RDK, dikutip, Jumat 10 Oktober 2025.

Baca juga: Terlalu! Pembobolan Rekening Dormant, Darurat Kepercayaan Bank

Dian menjelaskan aturan ini diarahkan untuk meningkatkan penegelolaan rekening nasabah oleh perbankan dan pencegahan penyalahgunaan rekening yang dapat merugikan masyarakat.

Kebijakan OJK ini juga berpedoman kepada praktik pengelolaan rekening di negara lain, seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, Singapura, Hongkong, Australia, Bahama, dan Malaysia.

Lebih lanjut, dalam aturan ini nantinya rekening akan dibagi menjadi tiga jenis: rekening aktif, tidak aktif, dan dormant.

“Jadi ada perbedaan ini rekening yang tidak aktif dengan rekening dormant itu dengan parameter keaktifan nasabah melakukan transkasi aktif berupa penyetoran, penarikan, dan cek atau inquiry saldo baik di kantor fisik maupun melalui delivery channel. Kategori rekening ini dikecualikan untuk rekening yang tujuan pembukaannya untuk tujuan khusus atau penerimaan dana saja,” ungkap Dian.

Perbankan diwajibkan memiliki kenbijakan pengelolaan rekening yang mencakup komunikasi dengan nasabah, flagging rekening, pemantauan dan pengendalian internal terhadap rekening tidak aktif dan rekening dormant.

Selain itu, bank juga mempermudah nasabah untuk dapat mengaktifkan rekening dormant melalui kantor cabang bank maupun delivery channel atau aplikasi yang dimiliki bank.

Baca juga: OJK Tegaskan Bank Tak Boleh Sembarang Blokir Rekening Dormant

Namun, OJK mengimbau nasabah untuk tetap aktif bertransaksi atau menggunakan rekening dengan itikad baik, dan melakukan pengkinian data.

Dian menambahkan, nantinya nasabah juga mendapat pemeritahuan apakah rekeningnya sudah masuk ke dalam kategori tidak aktif atau dormant.

Dian juga menyatakan aturan ini akan diberikan waktu sebagai masa transisi untuk kesiapan sistem informasi penerapannya oleh industri perbankan.

“Yang kita upayakan adalah sekarang itu betul-betul memperjelas kepastian hukum dan perlindungan hukum juga terhadap bank maupun nasabah. Jadi hak dan kewajiban bank dan nasabah itu akan kita seimbangkan sehingga diharapkan akan menimbulkan keyakinan yang semakin baik terhadap masyarakat yang akan menyimpan dananya tanpa ada kekhawatiran,” tandasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

4 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

6 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

6 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

6 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

6 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

7 hours ago